Suara Denpasar-Erick Thohir selaku ketua PSSI belakangan ini mendapatkan sorotan positif. Hal itu setelah dirinya dianggap kembali membangkitkan sepak bola Indonesia. Salah satunya dengan mendatangkan Timnas Argentina.
Namun di sisi lain, Erick Thohir juga mendapatka kritikan pedas. Terutama soal rencananya untuk membuat turnamen sepak bola yang akan melibatkan 4 negara muslim.
Hal itu diketahui dari unggahan di akun media sosialnya beberapa waktu lalu @erickthohir. Dalam unggahannya, Erick Thohir sudah berdiskusi dengan Wakil Ketua Asosiasi Sepak Bola Palestina, Susan Shalabi.
Pada unggahan itu, Erick Thohir menyebut bahwa turnament itu nantinya akan mengikutsertakan 4 negara yang belum bisa disebutkan negara mana saja.
Namun rencana itu mendapatkan tanggapan pro kontra. Ada yang setuju, ada pula yang tak setuju.
“Indonesia, Palestina, Arab Saudi, Maroko dan Mesir. Omong-omong setelah ini, sekalian bikin turnamen muslim cup pak ketum PSSI @erickthohir,” komentar akun @fah***.
“Terobosan yang sangat bagus Pak @ericthohir agar saudara sesama muslim bisa saling memperkuat persaudaraan dan saling membantu,” tambah akun @the***.
Namun ada pula netizen yang menganggap jika rencana turnamen antara negara Muslim itu bukanlah sesuatu yang perlu dilakukan. Hal itu karena Indonesia dianggap bukanlah negara muslim.
“Indonesia bukan negara muslim kan Pak @erickthohir? Tapi negara dengan mayoritas penduduknya muslim. Kesannya politik banget pak. Biarlah olahraga tetap menjadi itu yang mempersatukan semua elemen Pak. Tetap pada tujuan mulianya,” kritik akun @jac***.
Baca Juga: Gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia Dikhawatirkan Gagal, Erick Thohir Dipuji Setinggi Langit
Ada pula netizen yang meminta Erick Thohir untuk tak hanya memihak kepada umat muslim.
“Jangan antar muslim deh pak, itu malah agak lain kelihatannya. Walaupun saya muslim, tapi saya merasa agak berpihak ke muslim saja, sedangkan masyarakat Indonesia bukan cuma muslim saja. Bapak tahukan Indonesia agama dan budanya banyak, jadi jangan terlalu berpihak ke muslim doang” tambahnya.
Berita Terkait
-
Gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia Dikhawatirkan Gagal, Erick Thohir Dipuji Setinggi Langit
-
Kurang Dari Enam Bulan, Erick Thohir Akan Serius Persiapkan Timnas Indonesia U-17
-
Hati-hati! Tanpa Israel, Isu-isu Ini Bisa Digoreng untuk Batalkan FIFA U-17
-
Jadi Tuan Rumah FIFA U-17, Apa yang Dikatakan Erick Thohir Jadi Kenyataan
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup U-17 2023, Erick Thohir Meminta Dukungan Penuh dari Semua Komponen
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana