Suara Denpasar - Pemimpin pondok pesantren Al Zaytun Panji Gumilang memberikan klarifikasi tentang ucapannya yang sedang viral di media sosial TikTok. Dalam video-video yang beredar Panji Gumilang mengatakan "saya konunis".
Saat di wawancara oleh Andy F. Noya, Panji Gumilang mengatakan video saat dia mengucapkan "saya komunis" tersebut telah dipotong bagian awal dan akhirnya.
Sehingga dia merasa bingung ketika banyak pihak menuduhnya sebagai seorang komunis, termasuk tuduhan dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).
"Saya juga tidak tahu (dituduh komunis). Saya pahami, oh ini ternyata dari TikTok. Saya memang mengatakan (komunis), tapi ada proses mengatakan itu," ujarnya heran, dikutip dari acara Kick Andy, Kamis (29/6/2023).
Dia menjelaskan kalimat itu ada dalam ceritanya, tidak sekadar langsung mengucapkan "saya komunis. Itu adalah hasil percakapan dia dengan rekan bisnisnya dari Cina ketika mengunjungi tempat bisnisnya tersebut.
"Saya kecil-kecil juga pengusaha, karena di Indonesia tidak ada barangnya, kemudian saya sering impor ke negeri China," terang dia.
Panji Gumilang menceritakan kalimat "saya komunis" itu adalah jawaban dari rekan bisnisnya yang dari Cina itu ketika dia bertanya tentang agama. Karena ditanyain agamanya apa lantas rekan bisnisnya menjawab saya (dia) komunis.
"Nah, itu saya ceritakan kepada anak didik saya. Itu acaranya di bimbingan pada anak-anak. (Mengutip) ungkapan mereka itu, bukan (menyebut diri saya komunis). Saya hanya menirukan orang itu yang direktur utama itu ditanyakan agama, mengatakan saya komunis," ucap dia.
Jadi Panji menegaskan bahwa kata komunis itu dia mengutip dari direktur rekan bisnisnya itu. Hanya karena sudah dipotong bagian awal dan di akhir sehingga menjadi ramai karena publik mengira dia adalah komunis. (*/Ana AP)
Baca Juga: Viral, Syahnaz Sebut Jeje Kayak Om-om
Berita Terkait
-
Viral Wanita Asal Indonesia Asik Joget Tiktok di Tanah Suci Banjir Hujatan Netizen: Minimal Punya Malu
-
Viral Jasa Keliling Terinspirasi Dari Sinetron Indosiar
-
Ajarannya Makin Menyimpang, MUI Indramayu Tegas Larang Warga Belajar di Pondok Pesantren Al Zaytun
-
Jemput Keempat Anak Asuhnya di Salah Satu Pondok Lembur Pakuan, Dedi Mulyadi Bertemu Egiansyah: "Kangen, Bapak"
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono: Wapres Gibran Contoh yang Benar dalam Menanggapi Jokes
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terkait Dugaan Suap
-
Swing Kencang, Sinyal Ngebut: Telkomsel x Topgolf Hadirkan Paket Golf + Internet
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Ulasan Film Dead Poets Society: Robin Williams Ubah Pemikiran Siswa Lewat Puisi
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Menyelinap ke Pikiran Ayah
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?