Suara Denpasar – Pondok Pesantren Al Zaytun yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terus menjadi sorotan karena dinilai menyimpang dengan sejumlah kontroversinya.
Setelah ramai didemo warga, kini giliran Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu, K.H. M. Syatori turut angkat suara.
Dalam sebuah video yang dibagikan kanal YouTube tvOneNews, Sabtu (17/6/2023), Ketua MUI Indramayu dengan tegas melarang warga untuk ikut pendidikan atau belajar di Pondok Pesantren Al Zaytun.
“Kami menghimbau kepada masyarakat Indramayu, jangan ikut berpendidikan di Pondok Pesantren Al Zaytun,” kata Syatori.
Selanjutnya, ia pun menyinggung soal penyimpangan di Ponpes Al Zaytun yang baru-baru ini ramai dibicarakan di media sosial.
“Syariat yang dikembangkan di Al Zaytun sangat tidak sesuai dengan tata cara peribadatan umat Islam pada umumnya, solatnya, puasanya, hajinya,” ujar dia.
Salah satu syariat yang menurut Syatori menyimpang dari Ponpes Al Zaytun adalah pemahaman soal pelaksanaan ibadah haji yang tidak harus di Mekah dan Madinah. Tetapi cukup dilaksanakan di Indonesia.
“(Pelaksanaan ibadah haji seperti itu) Itu jelas tidak sesuai dengan syariat-syariat Islam,” tuturnya.
Tak hanya itu, kontroversi Pondok Pesantren Al Zaytun ini rupanya kini semakin berbuntut panjang. Bahkan kabarnya sekitar 3 ribuan orang telah menggelar aksi demo di ponpes tersebut.
Baca Juga: Inilah 24 Pemain Argentina untuk Hadapi Timnas Indonesia, Netizen: Tanpa Messi, Skuadnya Masih Ngeri
Pihak kepolisian bahkan sampai harus memperketat keamanan agar situasi tetap kondusif pada Kamis, 15 Juni 2023 lalu. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Eks Pengajar Ponpes Al-Zaytun Pendeta Saifuddin Ibrahim Muncul Pakai Peci dan Baca Al-Quran akui Nabi Muhammad Adalah Utusan Allah,Sudah Insyaf?
-
Di Luar Nalar! Panji Gumilang Al Zaytun Melarang Santrinya Aminkan Doa: Jawabnya Alhamdulillah
-
Panji Gumilang Al Zaytun Sebut Jangan Mau Mati di Tanah Suci yang Jauh, Disentil Tiktokers Pak Ndul
-
Khusus untuk Tono, Andre Taulany Sewa Satu Gerbong Kereta Wisata
-
Buni Yani Turut Buka Suara Buntut Ramai Penolakan Konser Coldplay di Indonesia, 'Tiga alasan menolak...'
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG