Suara Denpasar – PSSI-nya Jepang alias Japan Football Association (JFA) akhirnya mengabulkan permintaan kerja sama yang sempat diajukan Indonesia beberapa waktu lalu.
Ada tiga poin yang saat itu diajukan, salah satunya adalah mengenai masalah perwasitan. Kala itu, PSSI meminta JFA memberikan dukungan perwasitan, termasuk mengirimkan wasit-wasit terbaik mereka ke Indonesia.
“Kita akan menggunakan pimpinan wasit dari Jepang, kita sedang tunggu nama-namanya,” tutur Erick Thohir pada bulan lalu, dikutip dari Antaranews.
Lama dinanti, akhirnya Presiden JFA Tashima Kohzo kini mengabulkan permintaan tersebut dengan mengirimkan dua instruktur wasit terbaiknya ke Indonesia.
Yoshimi Ogawa dan Toshiyuki Nagi, inilah nama kedua wasit terbaik Jepang yang dikirim untuk memperbaiki kualitas wasit di Indonesia.
Karena itulah, saat kembali mengadakan pertemuan dengan Presiden JFA Tashima Kohzo pada Kamis (29/6/2023), Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI mengaku sudah menyampaikan terima kasihnya atas kebaikan pihak pihak federasi Jepang yang sudah bersedia berkolaborasi dengan Indonesia.
“Saya kembali bertemu Presiden Japan Football Association Tashima Kohzo, untuk menyampaikan terima kasih karena JFA sudah mengirimkan dua instruktur wasit yakni Yoshimi Ogawa dan Toshiyuki Nagi,” ujar Erick Thohir, dikutip dari akun Instragram pribadinya, Jumat, 30 Juni 2023.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu juga mengungkapkan Yoshimi Ogawa dan Toshiyuki Nagi telah bekerja secara maksimal. Tentunya, dia berharap kedatangan mereka dapat membawa dampak positif bagi perkembangan wasit di Indonesia.
“Mereka telah mendidik wasit Indonesia untuk persiapan liga 1 dan 2 dengan serius,” kata Erick Thohir menambahkan.
Selain menegaskan soal masalah perwasitan, Erick Thohir juga mengatakan jika pertemuan tersebut juga membahas soal calon Pelatih Timnas Putri Indonesia terbaik yang sempat dipinta pihak PSSI.
“Saya juga mendapat beberapa CV calon pelatih Timnas Putri Indonesia dari Jepang. Mohon doa yang terbaik, semangat terus untuk berproses,” pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Sat Set, Erick Thohir Datangkan 2 Instruktur Wasit dari Jepang, Warganet: Jangan Pindah ke Lain Hati
-
Demi Perbaiki Kualitas Sepak Bola Indonesia, Erick Thohir Sampai Minta FIFA Datangkan Wasit Legendaris Italia
-
Demi Naikkan Pamor Wasit, Ketum PSSI Erick Thohir Tegaskan Seleksi Wasit Liga 1 Libatkan JFA
-
Datangkan Wasit JFA, Erick Thohir Siap Rombak Perwasitan Sepak Bola Indonesia
-
Bukan Dikorupsi, Direktur Utama PT LIB Ungkap Gaji Wasit Liga 1 Belum Dibayar Karena Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan