Suara Denpasar - Universitas Teknologi Indonesia (UTI) Bali menggelar wisuda pada dua program studi (prodi) yang masih aktif.
Yaitu prodi ekonomi pembamgunan dan prodi hukum. Sebanyak 105 orang diwisudakan di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) Kawasan ITDC, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Sabtu (1/7/2023).
Rektor UTI, Dr. Desak Made Rainingsih SH, MM, MH mengatakan acara wisuda tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa UTI baik-baik saja.
"Sesuai dengan tema yang kita usung yakni 'Bangkit Bersama UTI'. Jadi sampai kapanpun kampus ini akan terus maju dan berkembang. Hal itu sesuai arahan serta bimbingan dari LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Wilayah 8 yang merupakan pembimbing kampus swasta untuk wilayah Bali dan NTB," terang Dr. Desak.
Desak menjelaskan pihaknya selama ini terus melakukan koordinasi dengan LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Wilayah 8 guna proses perkuliahan terus berjalan. Mengingat sebelumnya 9 prodi di kampus tersebut telah ditutup.
Hal tersebut terkonfirmasi langsung oleh Dr. Wayan Suarjaya sebagai perwakilan LLDIKTI wilayah VIII yang diundang ke acara wisuda UTI tersebut. Wayan mengatakan kampus UTI telah memenuhi sejumlah regulasi sehingga bisa kembali menggelar wisuda.
"UTI ini sudah melakukan proses sesuai dengan regulasi yang diamanatkan oleh Kementrian Pendidkan Kebudayaan Riset dan Teknologi maka terjadilah wisuda," jelasnya.
Wayan Suarjaya mengatakan LLDIKTI memfasilitasi semua perguruan tinggi untuk melakukan pendamping terhadap kampus-kampus di wilayah VIII yaitu Bali dan NTB.
"Lembaga kami (LLDIKTI) memfasilitasi semua perguruan tinggi yang ada di wilayah kami artinya ingin semua bangkit dengan tidak melihat apapun di samping kiri dan kanan yang penting kita maju ke depan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Wayan.
Baca Juga: Polemik Wisuda Tingkat TK Sampai SMA, DPRD Bali: Bagus Gak Ada Corat Coret
Sementara Sekretaris Yayasan Cempaka Surya (Yayasan yang menaungi UTI) Dr. Alfons Ande Diaz mengatakan pihaknya bertekad untuk terus membesarkan UTI.
Selain itu kata dia, salah satu upaya yang akan dilakukan ke depan adalah mengaktifkan kembali beberapa prodi yang sudah dinonaktifkan sebelumnya.
"Kami akan tetap memantau agar penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi, kaidah ilmiah, norma akademik dan pengembangan program studi kedepannya dapat berjalan pada koridor yang benar," tandas Dr. Alfons. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Polemik Wisuda Tingkat TK Sampai SMA, DPRD Bali: Bagus Gak Ada Corat Coret
-
Ridwan Kamil Gantikan Eril Wisuda di ITB, Cerita soal Ujian Skripsi Bikin Haru
-
Selamat!! Almarhum Eril Di Wisuda, Ridwan Kamil: ALHAMDULILLAH
-
Wisuda Anti Mainstream, Mahasiswa Jawa Tengah ke Kampus Naik Sapi
-
SANG Ayah Wakili Almarhum Brigadir J Jalani Prosesi Wisuda Hari Ini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia