Suara Denpasar - Bima Sakti menunjuk Shin Tae Yong dan Indra Sjafri sebagai pendamping dalam mempersiapkan Timnas Indonesia U-17 di kancah piala dunia U-17 2023 di Indonesia.
Sebelumnya, ketua umum PSSI Erick Thohir, menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U-17 2023.
Namun, kini Bima sakti meminta bantuan Shin Tae Yong selaku pelatih Timnas Indonesia senior dan Indra Sjafri selaku pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk menjadi pendamping pelatih di Timnas Indonesia U-17.
Informasi mengenai Bima Sakti yang memilih Shin Tae Yong dan Indra Sjafri sebagai pendamping Timnas Indonesia dibagikan oleh postingan Instagram @hantamfootball.
"Mantap Coach, sekalian ambil semua, sekalian serap ilmunya dari semua, coach Bima salah satu pelatih masa depan timnas," tulis akun tersebut.
Warganet yang mengetahui Bima Sakti menunjuk Shin Tae Yong dan Indra Sjafri sebagai pendamping Timnas Indonesia U-17 pun menyenggol mantan pelatih timnas Indonesia U-16, yakni Fakhri Khusaini.
Menurut warganet, apabila Fakhri Khusaini mau menurunkan egonya dan membuka diri seperti Bima Sakti dan Indra Sjafri pasti keadaannya akan berbeda.
"Coba aja dulu Coach Fakhri Khusaini mau menurunkan ego dan membuka diri kayak Coach Bima dan Coach IS, pasti adem banget nih sekarang," tulis akun @ariefsudewa dikutip dari laman komentar.
"Iya pasti tuh, megang timnas piala dunia U-17 dia sekarang jangan-jangan kalau gak ego," balas @Hantamfootball terhadap Komentar tersebut.
"Ingat banget dulu FH setelah juara AFF U-16 ngomongnya gak mau lagi jadi pelatih U16 karena sudah merasa dapat gelar juara," tulis akun @prikitieeewwww. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Gandeng Shin Tae Yong dan Indra Sjafri Sebagai Pendamping Timnas Indonesia U-17, Warganet Luluh dengan Sikap Bima Sakti?
-
Berbeda dengan Saddil Ramdani, Ini Alasan Bima Sakti Tanggapi Kritikan Warganet
-
Timnas Indonesia U-17 Akan Diracik Bima Sakti, Indra Sjafri dan Shin Tae-yong
-
Bima Sakti Pastikan Tak Ada Pemain Titipan di Piala Dunia U-17: Saya Amanah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil