Suara Denpasar – Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott di ambang pintu keluar meninggalkan klubnya Ipswich Town, yang bermain di kasta kedua Liga Inggris, Championship.
Kabar tersebut diketahui setelah Pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna mengisyaratkan Elkan Baggott akan segera meninggalkan tim.
Jika benar meninggalkan Ipswich Town, maka bukan pertama kalinya bagi Elkan Baggott meninggalkan klubnya itu.
Musim lalu, bek jangkung itu sempat dipinjamkan Ipswich Town ke tim League One, Cheltenham Town FC.
Sejak kembali dari masa peminjamanya, Elkan Baggott telah membela Ipswich Town di laga uji coba melawan Felixtowe & Walton United pada hari Sabtu (1/7/2023) malam kemarin.
Bek berusia 20 tahun itu berhasil mengantarkan timnya meraih kemenangan telak 6-0 di laga uji coba tersebut.
Namun ternyata, penampilan Elkan belum cukup memuaskan McKena untuk menggunakan jasanya untuk musim depan.
“Kami sedang melakukan diskusi itu. Saya harus berbicara dengan Elkan (Baggott) awal minggu depan,” ujar McKenna dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Minggu (2/7/2023).
“Jadi saya tidak akan berbicara terlalu banyak karena saya ingin bicara dengan para pemain terlebih dahulu,” sambungnya.
Baca Juga: Transfer Grade A Persija Jakarta, Thomas Doll Lirik Jebolan Liga Inggris? Begini Peluangnya
McKenna sejatinya menyebut Elkan Baggott adalah sosok bek modern dengan postur ideal dan kemampuan yang cukup bagus.
Hanya saja ia menyebut bek berdarah Indonesia-Thailand itu harus mendapatkan menit bermain yang mungkin kurang didapatkan selama membela Ipswich Town.
“Kami menyukai Elkan, kami pikir dia punya atribut yang sangat bagus. Tapi untuk bek muda, penting untuk mendapatkan menit bermain,” jelas McKenna.
Sementara itu melansir dari laman transfermarkt, Elkan Baggott masih terikat kontrak dengan Ipswich Town hingga 30 Juni 2025 mendatang.
Hingga berita ini ditulis belum diketahui secara pasti kemana Elkan Baggott akan berlabuh jika resmi meninggalkan Ipswich Town.
Selain Cheltenham Town FC, Elkan Baggott tercatat pernah membela Gillingham FC juga dengan status pinjaman. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Elkan Baggot Hingga Rafael Struick Disebut Pemain Muda Timnas Perlu Diwaspadai
-
Bek Ipswich Town Elkan Baggott Ungkap Alasan Pilih Bela Timnas Indonesia, Saddil Ramdani Kena Colek
-
Elkan Baggott Akan Hadapi Leicester City? Bek Timnas Indonesia Tampak Latihan Bareng Ipswich Town
-
Peluang Bertemu Elkan Baggott, Asnawi Mangkualam Segera Tinggalkan Jeonnam Dragons dan OTW Klub Divisi Dua Liga Inggris?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan