Suara Denpasar - Bima Sakti telah ditunjuk oleh PSSI untuk menjadi pelatih timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala Dunia U-17. PSSI pun memberikan tawaran kepadanya untuk memilih pendamping seperti Shin Tae Yong maupun Indra Sjafri.
"Kemarin saya ada informasi dari pak ketum (Erick Thohir) saya dikasih pendamping seperti Coach Indra (Sjafri), Coach STY, kemungkinan juga dirtek yang baru," kata Bima Sakti seperti dikutip dari suara.com.
Sebagaimana diketahui, Piala Dunia U-17 akan digelar sebentar lagi, tepatnya mulai 10 November mendatang. Timnas Indonesia akan berlaga di ajang tersebut setelah FIFA mengumumkan Indonesia yang menjadi tuan rumah.
Oleh sebab itu, untuk bisa memaksimalkan penampilan timnas Indonesia, PSSI pun berniat memberi asisten untuk Bima Sakti. Namun, alih-alih memilih salah satu, begini jawaban Bima Sakti.
"Saya disuruh memilih tuh. Tetapi, saya memilih semuanya," ujarnya.
Mantan pemain timnas era 1990-an tersebut juga mengaku akan bertemu dengan Shin Tae Yong maupun Indra Sjafri. "Saya sudah agendakan mau bertemu coach Indra juga dan STY juga dirtek yang baru," paparnya.
Sementara itu, tak sedikit pihak yang mempertanyakan pemilihan Bima Sakti sebagai pelatih timnas Indonesia. Kendati begitu, ia tak ambil pusing dengan kritikan yang ada.
Sebab yang penting baginya adalah bagaimana ia bisa bekerja maksimal dan amanah. Ia juga menegaskan tidak akan menerima pemain titipan. "Ya kita kerja saja, yang penting saya amanah. Artinya tidak ada pemain titipan," katanya.
(*)
Baca Juga: Marko Simic & Pemain Asing Ini Absen, Thomas Doll Tetap Optimis Persija Menang Lawan PSM Makassar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan