Suara Denpasar – Bek Bali United, Elias Dolah melakoni debutnya di Liga 1 2023/2024 dengan pengalaman yang kurang menyenangkan.
Bek asal Thailand itu harus rela mendapatkan kartu kuning setelah terlihat beradu argumen dengan gelandang PSS Sleman, Ezteban Viscara sepuluh menit jelang laga usai.
Bek yang baru didatangkan musim ini oleh Bali United itu pun heran mengapa wasit mangacungkan kartu kuning sementara dirinya hanya berusaha untuk melindungi rekan setim.
“Mengenai kartu kuning yang saya terima, saya hanya melindungi rekan setim saya,” ujar Elias Dolah dikutip Suara Denpasar dari laman resmi klub, Senin (03/07/2023).
Elias Dolah menyayangkan situasi tersebut bahwa dirinya membela diri sementara pemain lawan yang memukul wajahnya.
“Sementara tim lawan memukul wajah saya dan mendapatkan kartu kuning,” lanjutnya lagi.
Akibat pukulan dari pemain lawan tersebut, wajah Dolah terlihat memar. Dirinya pun mengaku tak tahu harus berkata apa.
“Saya tidak bisa berkata apa mengenai kartu yang saya terima dan kalian bisa lihat wajah saya,” ujarnya ketika mendampingi coach Teco saat konferensi pers.
Coach Teco pun memberikan pandangannya soal insiden tersebut yang menyebabkan anak asuhnya menerima kartu kuning.
Baca Juga: Sumber Kekayaan Menpora Dito Ariotedjo, Mau Diperiksa di Kasus Korupsi BTS Kominfo
“Seharusnya pemain yang memukul harus dapat kartu merah bukan kuning,” ucap eks pelatih Persija Jakarta itu.
Setelah mengakui keunggulan PSS Sleman dengan skor tipis 1-0 di laga perdana, Serdadu Tritadu sudah harus mengalihkan fokusnya untuk laga berikutnya.
Bali United dijadwalkan akan bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, untuk menjajal kekuatan tuan rumah Borneo FC, Sabtu (08/07/2023) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT