Suara Denpasar – Nama Egy Maulana Vikri perlahan mulai hilang dari skuad Timnas Indonesia setelah tak dipanggil dalam ajang FIFA Match Daya beberapa waktu lalu melawan Palestina dan Argentina.
Terakhir kali Egy Maulana Vikri memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2022 lalu.
Setelah itu nama pemain jebolan Timnas Indonesia U-19 itu perlahan mulai dilupakan Shin Tae-yong di skuad Timnas Indonesia.
Penampilan yang dianggap mulai menurun diduga menjadi biang dari tidak dipanggilnya nama Egy Maulana Vikri oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Egy Maulana Vikri yang masih ingin mengenakan jersey lambang garuda di dada berambisi menjadikan kompetisi musim ini sebagai titik balik pembuktian untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Ia berharap Shin Tae-yong kembali memanggil namanya untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan juga Piala Asia 2023.
Pemain Dewa United itu juga menepis kabar bahwa ia menolak panggilan memperkuat Timnas Indonesia saat melakoni uji coba melawan Burundi beberapa waktu lalu.
Egy Maulana Vikri menegaskan bahwa saat dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia sebelum laga melawan Burundi, ia mengalami cedera dan kondisinya kurang baik untuk bergabung mengikuti pemusatan latihan.
“Tahun kemarin juga saya tidak ada menolak (panggilan) dari tim nasional tapi memang pada saat itu (lawan Burundi) kondisi saya sangat tidak baik,” ujar Egy dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Senin (3/7/2023).
Baca Juga: Ingin Lanjutkan Tradisi Tak Pernah Kalah dari PSIS Semarang, Ini Rencana Bhayangkara FC
“Kenapa tidak ke sana (pemusatan latihan) karena kondisi teman-teman lebih baik jadi biarkan mereka yang di sana,” imbuhnya.
“Secara fisik, saya harus lebih baik dan performa juga harus lebih meningkat yang pasti saya ingin main lagi di tim nasional dan itu adalah tujuan setiap pemain,” kata Egy menambahkan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'