Suara Denpasar – Beredar kabar Saddil Ramdani telanjangi Timnas Indonesia di depan media Jiran atau Malaysia.
Bahkan, dikabarkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir sampai murka, benarkah?
Saddil merupakan salah satu pemain sepak bola asal Indonesia yang bermain di Liga Malaysia bersma Sabah FC. Namun benarkah dirinya menyampaikan pesan negatif tentang Indonesia di hadapan media Jiran?
Kabar tersebut diunggah dan disebarkan oleh kanal YouTube JAGAT NUSANTARA pada Selasa, 4 Juli 2023 dengan video berdurasi 8 menit 36 detik, kemudian viral sampai ditonton 45 ribu kali setelah 16 jam waktu pengunggahan.
Video itu diunggah dengan judul ‘Di Depan Media Jiran Saddil Ramdani Telanjangi Timnas Indonesia, Erick Thohir Murka Siap Lakukan Ini’, dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (5/7/2023).
Pada thumbnail video juga dituliskan narasi sebagai berikut, ‘Fitnah Keji Saddil Ramdani’.
Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam guna mendapatkan fakta sesungguhnya dari berita yang beredar itu.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video itu menjelaskan tentang Saddil Ramdani yang banyak dipuji warganet Malaysia bahkan sampai isu naturalisasi.
Baca Juga: Cek Fakta: Saddil Ramdani Rendahkan Timnas Indonesia Bikin Warga Geram Hingga Lakukan Ini
Kemudian, ditampilkan pula potongan video pernyataan Saddil saat diwawancara oleh media MakanBola.
“Itu tidak terlalu penting bagi saya, karena keutamaan tim adalah suatu yang didiskusikan oleh coach,” ucapnya dalam potongan video itu.
Tidak ada bukti yang ditunjukan oleh kanal YouTube itu bahwa Saddil menelanjangi Timnas Indonesia di hadapan media Jiran atau Malaysia, tidak ada juga bukti pemain itu menyampaikan fitnah.
Setelah ditelusuri melalui kanal YouTube resmi MakanBola, yakni pihak yang mewawancarai Saddil Ramdani dalam potongan video itu, faktanya dilihat dari video full wawancaranya sama sekali tidak ditemukan unsur fitnah atau penghinaan Saddil terhadap Timnas Indonesia.
Pernyataan asli Saddil Ramdani dalam video lengkapnya ialah menyampaikan rasa hormat kepada klub yang dihadapi oleh Sabah FC saat itu dan rasa optimisnya. Video pernyataan Saddil itu juga merupakan video lawas 2 bulan lalu. Berikut link video lengkapnya:
https://youtu.be/4q2-Pdnqyvk
Berita Terkait
-
Winger Sabah FC Berikan Pujian ke Egy Maulana, Performa Saddil Ramdani di Timnas Indonesia Masih Dipertanyakan
-
Usai Ngamuk-ngamuk, Saddil Ramdani 'Disemprot' Eks Bomber Timnas Kurniawan Dwi Yulianto: Jangan...
-
Cek Fakta: Saddil Ramdani Menangis! PSSI Akhirnya Menemukan Pemain Keturunan Belanda Sebagai Pengganti di Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?