Suara Denpasar – Di tengah rencana pemerintah untuk merenovasi Stadion Jakarta International Stadium (JIS) yang akan disiapkan sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17 2023.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menepis adanya sentimen politik dalam renovasi JIS.
Erick menilai rencana renovasi yang dilakukan pemerintah terhadap JIS yang dibangun pada era mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan itu sesuai dengan kebutuhan untuk memenuhi standar FIFA.
Dari penilaian yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), JIS belum layak menggelar pertandingan bertaraf internasional karena sejauh ini hanya memiliki satu akses pintu masuk sekaligus pintu keluar.
Hal itu dirasa kurang ideal bagi penyelenggaraan event pertandingan sepak bola bertaraf internasional yang kemungkinan akan mengundang banyak penonton ke JIS.
“Kalau JIS ini dikaitkan dengan isu politik kebalik dong,” ucap Erick Thohir dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Kamis (6/7/2023).
Renovasi yang dilakukan pemerintah juga berkaca dari catatan kelam sepak bola Indonesia yakni Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu yang merenggut 135 korban jiwa usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Tentu pemerintah yang dipercaya FIFA menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 menggantikan Peru, tak ingin hal serupa kembali terulang.
Apalagi karena insiden paling mematikan dalam sejarah kerusuhan sepak bola dunia itu. Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Baca Juga: Erick Thohir Jadi Ketua Komite Wasit: Supaya Tak Ada Intervensi
Erick juga memastikan tidak hanya JIS yang akan direnovasi oleh pemerintah untuk memenuhi standar FIFA.
Ada beberapa stadion lain yang juga akan direnovasi oleh pemerintah.
“Justru pemerintah ini mau merenovasi 22 stadion untuk standar internasional dan FIFA,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.
Selain stadion, Erick Thohir mengatakan pemerintah juga akan merenovasi fasilitas penunjang lainnya yakni lapangan latihan yang sesuai dengan standar FIFA. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Segera Punya Dirtek Baru, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Beri Kode Sosok Asal Eropa Sudah Deal dan Siap Bantu Bima Sakti
-
Dibocorkan Waketum PSSI Zainudin Amali, Ini Dia Sosok Pengganti Indra Sjafri: Punya Rekam Jejak dan Kapabilitas, tapi
-
Berburu Pemain Diaspora untuk Perkuat Timnas Indonesia U-17, Begini Syarat dari PSSI
-
Profil Joachim Loew, Legenda Jerman Calon Dirtek Anyar PSSI Pengganti Indra Sjafri?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula