Suara Denpasar – Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Zainudin Amali baru-baru ini membocorkan ciri-ciri sosok yang bakal jadi pengganti Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik.
Dalam keterangannya, Zainudin Amali mengatakan bahwa PSSI saat ini masih berkomunikasi dengan calon-calon tersebut.
Diketahui, ada enam nama kandidat yang telah dikerucutkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Bahkan, salah satunya akan melakukan sesi interview.
“Ada beberapa, tapi masih dikomunikasikan. Ini urusan dia harus tinggal soalnya bukan datang sebentar, terus pergi. Mereka harus berkomitmen,” katanya.
Zainudin Amali memang tidak menyebutkan siapa saja sosok-sosok tersebut. Namun ia menegaskan bahwa sosok pengganti Indra Sjafri dipastikan berasal dari Jerman.
“Pertama dia adalah yang punya rekam jejak dan kapabilitas, tapi yang hampir pasti dari Jerman,” ungkap Zainudin Amali saat ditemui di Jakarta International Stadium (JIS), dikutip dari akun Instagram @modern_football.id, Rabu (5/7/2023).
Meski tidak disebutkan secara detail, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu juga menyebut bahwa sosok pengganti Indra Sjafri ini berusia 60-an dan dikenal di dunia sepak bola.
“Mantan pemain bola terkenal, usianya sekitar 60-an, kalian belum lahir. Posisi (waktu jadi pemain) saya tidak tahu, mantan pemain mana juga belum terkonfirmasi karena ketum (Erick Thohir) yang langsung wawancara dia,” ujarnya.
Sementara itu, hal ini pun juga turut dikonfirmasi secara terpisah oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga yang sama-sama mengatakan bahwa dirtek ini masih dalam tahap proses pemilihan.
Baca Juga: Cek Fakta: Mama Amy Qanita Histeris saat Dokter Sampaikan Hasil USG Syahnaz Sadiqah Sesungguhnya
Akan tetapi, ia juga tidak mau membocorkan informasi apa pun terkait sosok yang sudah dikantongi Erick Thohir itu.
“Tidak semua eks pemain timnas harus jadi pelatih kan? Tak semua pelatih jago pas jadi pemain. Pokoknya kita seleksi, nanti Pak Erick (Thohir) yang bicara,” pungkas Arya Sinulingga. (*)
Berita Terkait
-
Terungkap! Dirtek Anyar PSSI Pengganti Indra Sjafri, Legenda Jerman Usia 60 Tahun, Fix Joachim Loew?
-
Waketum PSSI Zainudin Amali Bocorkan Sosok Calon Direktur Teknik Pengganti Indra Sjafri: Legenda Jerman Usia 60 Tahun?
-
Media Vietnam Terkejut PSSI Tunjuk Bima Sakti Alih-alih Shin Tae Yong Sebagai Pelatih Piala Dunia U-17
-
Waketum PSSI Zainudin Amali Bocorkan Sosok Calon Direktur Teknik Timnas Indonesia, Ternyata Asal...
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Cerita Penumpang Nekat Lompat Keluar Gerbong Demi Selamatkan Diri
-
5 Tips Berburu Sarapan Enak di Pontianak, Datang Lebih Pagi Sebelum Menu Favorit Habis
-
KRD Tabrak CommuterLine di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Luka-luka
-
Syifa Hadju Dituduh Tiru Konsep Pernikahan Alyssa Daguise, Kesha Ratuliu Semprot Netizen: Norak!
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti
-
5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
-
Kabar TerbaruJohn Wick 5: Arah Cerita Baru, Tinggalkan Konflik Lama
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita