Suara Denpasar - Habis kesabaran karena kembali dicurangi saat berlaga, Indonesia kini dikabarkan memilih keluar dari federasi sepak bola ASEAN atau AFF.
Kabar ini diungkap kanal YouTube MOTO TIMNAS melalui sebuah video berdurasi 3 menit 30 detik yang telah ditonton 86 ribu kali serta dipenuhi 564 komentar warganet.
"KESABARAN SUDAH HABIS!! Kembali Dicurangi, Indonesia Akhirnya Pilih Keluar dari AFF, Saran Netizen," tulis pengunggah pada judul video yang dibagikan Sabtu (15/7/2023).
Pada sampul video, tersaji potret Ketum PSSI, Erick Thohir dengan berlatarkan pertandingan Timnas Putri Indonesia yang seolah berbicara 'Kesabaran saya ada batasnya' serta dilengkapi narasi serupa judul video.
Lantas, benarkah Indonesia keluar dari AFF gegara kembali dicurangi?
CEK FAKTA:
Setelah ditelusuri, rupanya kabar Indonesia keluar dari AFF karena merasa banyak dicurangi ini bukan berasal dari Ketum PSSI Erick Thohir, melainkan hanya saran dari netizen khususnya para penggemar Timnas Indonesia.
Menurut narator, saran ini berawal saat Timnas Putri Indonesia berlaga di semifinal Piala AFF melawan Thailand yang dipimpin seorang wasit asal Vietnam.
Dalam pertandingan itu, Timnas Putri Indonesia dinilai mendapat banyak ketidakadilan gara-gara wasit tersebut langsung mengganjar kartu merah saat kiper Indonesia mencoba menghalau striker asal Thailand, meski sentuhan pelanggarannya tidak terlalu keras.
Selain itu, narator mengatakan kecurigaan ini juga turut dipicu karena sang pelatih berasal dari Vietnam yang mana negara tersebut juga berada di empat besar semifinal.
Karena geram dengan kejanggalan tersebut, para pecinta sepak bola Indonesia atau timnas mania banyak yang menyarankan Indonesia untuk keluar dari AFF.
Lebih lanjut, penelusuran dilakukan dengan melansir akun Instagram @pssi, namun usai ditelusuri tidak ada pernyataan yang membenarkan kabar keluarnya Indonesia dari AFF akibat dugaan kecurangan tersebut.
Maka dari itu, dapat dipastikan Indonesia hingga saat ini masih menjadi bagian dari federasi sepak bola ASEAN.
Sehingga, kabar keluarnya Indonesia dari AFF lantaran habis kesabaran setelah kembali dicurangi merupakan berita tidak benar atau hoaks. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Rusuh Pertandingan Persik Vs Arema, Ketum PSSI Erick Thohir Ingatkan Tragedi Kanjuruhan
-
Cek Fakta: PSSI dan Timnas Indonesia Resmi Keluar dari Federasi Sepak Bola ASEAN, AFF Langsung Panik?
-
PSSI Mendapatkan Rp425 Juta dari Pelanggaran Klub Liga 1
-
Merasa Tidak Fair, PSSI Ajukan Banding Terkait Sanksi AFC, Imbas Kerusuhan di Laga Final SEA Games Timnas Indonesia VS Thailand
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional