Suara Denpasar - Hengkangnya Luis Milla dari kursi pelatih kepala Persib Bandung hingga kini masih jadi topik hangat.
Baru-baru ini ada sebuah kabar yang mengatakan bahwa mundurnya Luis Milla itu disebabkan oleh gejolak dengan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono.
Bahkan, pelatih Persija Jakarta Thomas Doll turut memberikan kritik pedas. Serta sebuah sinyal dari Nick Kuipers.
Kabar yang diunggah sebagai format video itu dari akun Youtube GRAFIK PUBLIK UPDATE dengan judul, "WAJIB LIHAT INI.. GEJOLAK LUIS MILLA VS TEDDY, KRITIK PEDAS THOMAS DOLL PERSIJA,, SINYAL NICK KUIPERS".
Thumbnail pada video tersebut juga memperlihatkan foto Luis Milla, petinggi Persib Teddy Tjahjono, Thomas Doll hingga Nick Kuipers.
Lantas, benarkah ada gejolak antara Luis Milla dan petinggi Persib hingga dikritik pedas oleh Thomas Doll.
Cek Fakta:
Setelah dilakukan penelusuran, video berdurasi 12 menit 29 detik itu sama sekali tidak menyinggung dengan judul yang dituliskan.
Sang narator hanya menarasikan kiprah Luis Milla bersama Persib Bandung, ulasan Timnas Indonesia yang mengajukan banding terkait sanksi keributan di final SEA Games dengan Thailand, hingga beberapa peristiwa di sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Media Vietnam Angkat Bicara soal Rumor Park Hang-seo Merapat ke Persib Bandung
Video yang telah ditonton sebanyak 3,5 ribu kali tayangan itu tidak ada informasi mengenai ketegangan antara Luis Milla dengan Teddy Tjahyono.
Bahkan, thumbnail pada video yang diunggah kanal Youtube GRAFIK PUBLIK UPDATE itu adalah hasil rekayasa demi menggiring suatu opini tertentu.
Kesimpulan:
Melalui hasil penelusuran fakta itu, maka bisa disimpulkan bahwa kabar mengenai gejolak Luis Milla dengan petinggi Persib tersebut adalah berita palsu atau hoaks.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Di Luar Dugaan! Legenda Persib Bandung, Robby Darwis Nekat Bongkar Semua Aib Luis Milla?
-
Tanpa Luis Milla, Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Singgung Kondisi Tim, Persib Bandung Tantang PSM Makassar
-
Kembali, Satu Asisten Luis Milla Putuskan Mundur, Bikin Bobotoh Semakin Meradang: Persib Bubar
-
3 Fakta Menarik Park Hang-seo, Digadang-gadang Cocok Gantikan Luis Milla Latih Persib Bandung
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa