Suara Denpasar - Ditahan imbang Persib Bandung setelah dalam dua laga sebelumnya meraih kemenangan beruntun, Pelatih Dewa United Johannes Hendrikus Olde Riekerink mendapat teguran keras dari Komdis (Komite Disiplin) PSSI.
Dikutip melalui website resmi PSSI, pssi.org, adapun pelanggaran yang dilakukan pelatih asal Belanda tersebut pada laga kontra Persib Bandung, Jumat (14/7/2023) lalu di Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) yakni akibat tidak mengenakan ID Card selama pertandingan berlangsung.
Tidak hanya itu, pelatih yang telah mengantarkan Dewa United menempati posisi kedua di papan kalsemen sementara pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 itu juga mengabaikan peringatan dari pengawas pertandingan.
Tidak hanya sang pelatih, salah satu pemainnya yakni Asep Berlian pun turut mendapat sanksi dari Komdis PSSI.
Namun sanksi yang diterima bukan berupa teguran saja melainkan larangan bermain dalam tiga laga ke depan dan dikenakan denda Rp10 juta.
Hal itu lantaran Asep Berlian melakukan tekel keras kepada pemain Persib Bandung, Rachmat Irianto yang luput dari perhatian perangkat pertandingan.
Diketahui tekel keras yang dilakukan Asep Berlian itu kepada Irianto terjadi pada menit ke-14. Saat pertandingan tersebut, gelandang Dewa United itu melakukan tekel dengan kedua kakinya yang mengenai kaki bagian depan Rachmat Irianto.
Sebagai tambahan informasi, berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI tertanggal 18 Juli 2023, selain Dewa United, Bali United mendapat sanksi denda paling besar yakni Rp50 juta.
Sanksi denda tersebut diberikan kepada Bali United lantaran pada laga menghadapi Madura United terdapat 5 pemainnya yang mendapatkan kartu kuning.
Baca Juga: Ini Sanksi Komdis PSSI untuk Asep Berlian Usai Tekel Keras Rachmat Irianto
Selanjutnya, ada juga Madura United yang didenda Rp10 juta dan tambahan larangan bermain dalam 2 laga kepada Muhammad Tahir lantaran melakukan sikut kepada pemain lawan serta mendapat kartu merah langsung.
Terakhir ada RANS Nusantara FC degan denda yang sama Rp10 juta karena pemainnya, Try Hamdani Goentara menendang pemain lawan ketika menghadapi Persita Tangerang dan mendapat kartu merah langsung. Sehingga sang pemain juga mendapat hukuman tambahan larangan bermain dalam dua laga. ***
Berita Terkait
-
Media Vietnam Sinis? Park Hang-seo Diisukan Jadi Pengganti Luis Milla di Persib Bandung
-
Debut dan Jebol Persib Bandung, Penggawa Dewa United Bicara Timnas Indonesia, Colek Shin Tae-yong
-
CEK FAKTA: Dikabarkan Semakin Dekat dengan Park Hang-seo, Bos Persib Bandung Justru Pilih Sosok Dejan Antonic?
-
Tak Puas dengan Hukuman Asep Berlian, Bobotoh Minta Erick Thohir Usut Wasit di Laga Persib Bandung vs Dewa United
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda