Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster pastikan patokan tagihan Rp 150 ribu terhadap wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali sudah pas.
Pernyataan itu menyusul banyaknya pendapat yang mengatakan tagihan itu terlalu besar dan ada juga yang mengatakan terlalu kecil. Terkait itu Wayan Koster tegas mengatakan tidak ada perubahan.
"Gak, jumlahnya tetap segitu, gak ada perubahan," tegasnya saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Bali, Kamis (20/7/2023).
Wayan Koster menjelaskan tidak menjadi masalah tagihan tersebut, yang penting dalam pengelolaannya tetap transparansi dan sesuai peruntukannya. Yang sudah dirancang sekarang dijalankan dulu pada tahun 2024, selebihnya apakah akan ada evaluasi, nanti katanya.
"Evaluasinya nanti belakangan, ini dulu yang penting jalan," jawab Koster.
Kendati begitu, Koster mengatakan rencana pungutan itu masih terus diperdalam. Terutama soal kategori pungutan seperti pelajar, peneliti dan kunjungan liburan biasa, kata Koster sementara diatur teknis itu.
Untuk diketahui, pungutan Rp 150 ribu untuk wisatawan mancanegara itu sedang dirancang dalam peraturan daerah (perda) Bali. Mulai akan diterapkan pada tahun 2024.
Pungutan itu diberikan kepada wisman sebagai bentuk partisipasi para pelancong itu ikut menjaga Bali. Karena akan dipakai untuk merawat budaya dan alam Bali sebagai identitas pariwisata Bali yang berbasis budaya.
Selain itu akan dipakai untuk membangun infrastruktur atau fasilitas pendukung pariwisata yang berkualitas. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Di Bawah Hujan 1991: Melankolia dalam Novel Goodbye Fairy
-
Sembari Nunggu My Royal Nemesis, Intip 5 Drama Rom-Com Heo Nam Jun Ini!
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan
-
Promo Alfamidi Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Susu hingga Minuman Murah Meriah
-
Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang