Suara Denpasar – Sebuah keputusan kontroversial wasit terjadi di laga Liga 1 antara tuan rumah PSS Sleman menghadapi PSIS Semarang, Jumat (21/7/2023).
Pada laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo tersebut, wasit harus menganulir satu gol yang dicetak oleh PSS Sleman karena dinilai offside.
Dilansir dari Suara, gol Ricky Cawor yang dianulir tersebut sepertinya masih dapat diperdebatkan mengingat posisinya dinilai onside.
Terlebih lagi ketika tayangan ulang diputar, striker PSS Sleman asal Papua tersebut terlihat jelas berada dalam posisi onside.
Tensi laga PSS menghadapi PSIS Semarang ini cukup tinggi ketika wasit mengacungkan dua kartu merah untuk masing-masing pemain yaitu Wahyudi Hamisi dan Carlos Fortes.
Kedua tim pun akhirnya harus puas bermain imbang 2-2, meskipun tuan rumah seharusnya dapat meraih tiga angka ketika wasit menunjuk titik putih jelang laga usai.
Namun Kim Jeffrey Kurniawan yang maju sebagai eksekutor tak mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Tendangan penalti eks penggawa Persib Bandung itu harus membentur tiang gawang meskipun kiper lawan salah menebak arah bola.
Tim tamu lebih dulu unggul melalui gol yang dicetak oleh Fortes di menit ke-24 sebelum tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewat Kei Sano jelang turun minum.
Baca Juga: Pencapaian Membanggakan Yamaha di JFK 2023, Maxi Family Paling Diminati
Di babak kedua, PSIS kembali unggul lewat gol yang disumbangkan oleh Paulo Freitas ketika laga baru berjalan delapan menit.
Keunggulan tersebut harus terbuang percuma ketika Laskar Sembada dapat menyamakan skor melalui Jehad Ayoub di menit ke-78.
Dengan hasil imbang tersebut, PSIS Semarang masih bertengger di posisi ke-3 klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 7 poin dari 4 laga.
Sementara PSS Sleman berada di peringkat ke-9 dengan meraup 5 poin dari 4 pertandingan yang telah dilakoni.
Tag
Berita Terkait
-
Striker Andalan Shin Tae-yong Sindir Keputusan Wasit yang Anulir Gol PSS Sleman Lawan PSIS Semarang
-
Bentrok Jadwal, Shin Tae-yong Coret 3 Pemain Timnas Indonesia Vs Turkmenistan? Nomor 1 Eks PSIS Semarang
-
Sosok Anyar Datang, Thomas Doll Yakin Persija Jakarta Cetak Gol Lewat Cara Ini, Singgung Gelandang Timnas Indonesia
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day
-
Ngeri! 17 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ciawi, Orang Tua Minta Keadilan
-
Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC
-
Netflix Akhiri Kerjasama dengan Sutradara Sabrina Rochelle, Bagaimana Nasib Series Rapijali