Suara Denpasar - Sedang ramai diperbincangkan perihal absennya para pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 mendatang. Kabarnya, mereka absen lantaran mengikuti pendidikan kepolisian.
Mendengar kabar yang menghebohkan para pecinta sepakbola tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkap kronologi yang sebenarnya terkait pemain Timnas Indonesia yang rombongan ikut pendidikan kepolisian.
Erick Thohir mengatakan alasan mengapa banyak pemain Timnas Indonesia yang mengikuti pendidikan kepolisian adalah tawaran dari negara.
Presiden Joko Widodo memberikan tawaran langsung pada pemain Timnas Indonesia pasca memenangi SEA Games 2023.
Menurut Ketua Umum PSSI itu ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang menginginkan menjadi polisi, hingga saat ini keinginan itu direalisasikan.
"Memang waktu itu ada pertemuan di Istana Merdeka, Pak Presiden menawarkan apa yang bisa negara berikan dengan jasa para pahlawan kita di SEA Games, selain bonus?" kata Erick Thohir dikutip dari Suara.com, Rabu (26/7/2023).
Tak hanya menjadi anggota kepolisian, Erick Thohir mengungkapkan ada juga pemain Timnas Indonesia yang berkeinginan masuk TNI, ASN, bahkan BUMN.
Pemain yang mengikuti pendidikan kepolisian antara lain yaitu Wahyu (Arema FC), Frengky Missa (Persikabo 1973), Kakang Rudianto (Persib Bandung), Ananda Raehan (PSM Makassar), Dimas Juliano Pamungkas (Bhayangkara FC), Rabbani Tasnim Siddiq (RANS Nusantara FC), Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC), Muhammad Faiz Maulana (Bhayangkara FC), dan Muhammad Ferrari (Persija).
Kabar para pemain Timnas Indonesia ikut pendidikan kepolisian ini hangat dibicarakan lantaran bertepatan dengan bergulirnya BRI Liga 1 2023/2024. Diketahui bahwa mereka akan absen selama 5 bulan.(*/Ana AP)
Baca Juga: Waduh! Shin Tae-yong Pusing? 9 Pemain Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Absen di Piala AFF U-23
Berita Terkait
-
Intip Kemewahan Fasilitas Stadion Manahan, Venue Semifinal dan Final Piala Dunia U-17 2023: Ada Jacuzzi
-
Bertemu Langsung, Erick Thohir Blak-blakan Ungkapkan Ini di Depan Penyanyi Kanada Daniel Caesar
-
Stadion Manahan Jadi Venue Babak Semifinal dan Final Piala Dunia U-17 2023, Erick Thohir: FIFA yang Menentukan
-
Buntut Kesalahan Arya Sinulingga, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Sampai Disurati Borneo FC
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi