Suara Denpasar – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah menerima surat dari FIFA terkait kedatangan mereka ke Indonesia dengan tujuan untuk mengecek langsung kesiapan Indonesia sebagai host Piala Dunia U-17.
Melansir akun instagram resmi PSSI, Rabu (26/7/2023), di depan awak media, Erick Thohir membeberkan hal-hal yang akan menjadi perhatian FIFA untuk persiapan jelang laga Piala Dunia U-17.
“Kesiapan venue, kualitas lapangan dan kesiapan tim servis,” ujar Erick Thohir dikutip Suara Denpasar dari akun @pssi.
Terkait lapangan Erick Thohir menuturkan, salah satu venue yang diajukan adalah lapangan yang ada di Jakarta International Stadium (JIS) dan JIS menjadi catatan yang diprioritaskan oleh FIFA.
Tentu saja dengan syarat yang bisa memenuhi kelayakannya sebagai venue untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17 yaitu memperbaik dan mengganti rumputnya dengan rumput hybrid.
“Khususnya renovasi lapangan baru yang kita usulkan seperti JIS jangan jadi polemik lagi ya. Di sini [dalam surat] FIFA bilang soal rumput hybrid salah satunya memang harus diperbaiki karena jika tidak akan jadi masalah dan makanya harus diganti,” kata Erick Thoir dilansir dari akun fanbase @indotransfer.
“Dari FIFA catatannya adalah JIS yang diprioritaskan,” imbuhnya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Seleksi Timnas Indonesia U-17 di Samarinda, Bima Sakti Diminta Belajar Sepak Bola ke Eropa dan Posisinya Digantikan Pelatih Asing?
-
Polemik JIS? Begini Penjelasan Erick Thohir Tentang Rencana Kedatangan FIFA Terkait Piala Dunia U-17 di Indonesia
-
Bertemu Langsung, Erick Thohir Blak-blakan Ungkapkan Ini di Depan Penyanyi Kanada Daniel Caesar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel