Suara Denpasar – I Putu Gede atau lebih dikenal dengan nama Putu Gede secara resmi telah mengundurkan diri dari tim kepelatihan Arema FC, usai melakoni laga tim Singo Edan melawan Serdadu Tridatu, Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Pada laga tersebut, Arema FC harus menelan kekalahan dari Bali United dengan skor akhir 1-3.
Seperti menilik dari laman transfermarkt, Rabu (26/7/2023), pelatih yang pernah menggantikan posisi Javier Roca sebelumnya ini, ditunjuk sebagai asisten pelatih di Arema FC pada (1/7/2023), dan mengakhiri karirnya dengan mundur dari tim kepelatihan pada (22/7/2023) yang terhitung belum segenap setahun.
Sementara menurut Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andreas atau akrab disapa Wiebie menyatakan telah menerima keputusan dari Putu Gede perihal mundur dari tim kepelatihannya.
“Kami sudah bicara setelah pertandingan, kami menghormati keputusan Coach Putu, beliau memilih untuk tidak lagi bersama Arema FC,” ujar Weibie.
Weibie pun menambahkan kalau skuad Singo Edan di awal musim ini mengalami hal-hal yang berat, namun tetap terlihat ada progress dari sisi permainan.
Hanya saja, pihak manajemen melalui laman resmi klub Arema FC mengungkapkan bahwa kondisi Arema FC masih sangat memprihatinkan di mana grafik di awal musim Liga 1 2023/2024 ini masih belum stabil disebabkan faktor pemain yang alami cedera dan adapatasi dari para pemain masih perlu dievaluasi kembali.
Bahkan beberapa warganet mengungkapkan keprihatinan yang sama dengan kondisi Arema FC saat ini hingga menyatakan akan mengalami degradasi dan turun ke Liga 2.
“Karma Tidak Mendengarkan Suara Supoorter, Club Ini Degradasi dan Bangkrut,” komen @suryametalcore dikutip dari kolom komentar instagram Arema FC.
Baca Juga: Tak Bisa Angkat Performa Tim, Putu Gede Pilih Mundur dari Arema FC
“Tombol Arema ke Liga 2 ,” tambah @ariel. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri