Suara Denpasar – Beberapa pemain sepak bola tanah air yang memilih untuk bergabung menjadi polisi sempat menjadi perbincangan. Seperti salah satunya Muhammad Ferrari.
Sejumlah masyarakat menyayangkan keputusan yang diambil oleh Ferrari. Namun tak sedikit pula yang mendukungnya untuk menjadi polisi demi masa depan yang lebih pasti.
Namun, ternyata tak semua pemain tertarik untuk bergabung menjadi polisi. Diantaranya adalah bek sayap kanan Persija Jakarta Rio Fahmi yang enggan mengikuti pendidikan kepolisian, mengikuti jejak Muhammad Ferrari.
Rio Fami sendiri mengatakan bahwa ia memiliki kontrak yang harus dihormati bersama Persija Jakarta. Lebih lanjut ia mengungkapkan jika ingin menjadi aparatur negara nantinya, dia akan mencari alternatif lain.
"Tawaran ada tapi kalau saya yang pertama masih terikat profesional kontrak dengan Persija. Kedua, saya memang mengurungkan niat saya untuk menjadi polisi. Kenapa, karena saya tidak terlalu mau lantaran dari kecil cita-cita saya menjadi pemain sepak bola," kata Rio Fahmi dikutip dari bolatimes.com.
Meski demikian, Rio Fahmi tak menampik bahwa ada keinginan dalam dirinya untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk menjamin masa depannya. Namun,dirinya menyebut tak tertarik menjadi polisi.
"Banyak teman-teman di timnas U-22 Indonesia kemarin yang juga membutuhkan masa depan tapi tidak menjadi polisi. Lalu Pak Presiden juga menawarkan kami termasuk saya untuk menjadi PNS," terang Rio.
Rio Fahmi juga mengungkapkan bahwa pilihannya menjadi pegawai PNS lantaran dirinya tak ingin mengganggu karir sebagai pemain sepakbola. Lantaran, untuk menjadi polisi butuh pendidikan dalam waktu yang cukup lama.
"Saya dan teman-teman lain yang tidak jadi polisi bisa menjadi pegawai PNS. Kalau jadi polisi itu kan membutuhkan pendidikan yang lama dan mengganggu karir saya sebagai pesepakbola," ungkapnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Jelang Lawan Persebaya, Karim Rossi Gantikan Marko Simic di Persija Jakarta, Benarkah?
Hal serupa pun menurut Rio, juga menjadi keinginan para pemain timnas U-22 Indonesia lainnya.
"Jadi kebanyakan para pemain timnas U-22 Indonesia kemarin memilih untuk menjadi PNS supaya tidak mengganggu sepak bola dan bisa mempunyai tabungan di masa depan," pungkasnya.
Sementara itu, bek kiri Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas juga memilih keputusan yang sama dengan Rio Fahmi. Alasannya tak lain karena ia ingin menghargai kontraknya dengan Persija Jakarta dan memilih menunda menjadi polisi.
"Sebenarnya saya mendapatkan tawaran untuk menjadi polisi. Tapi saya masih ada kontrak jangka panjang di Persija. Saya hargai itu," kata Dony.
Sebagai informasi, pemerintah memberikan hadiah kepada para pemain Timnas Indonesia U-23 yang sukses mempersembahkan medali emas SEA Games 2023. Salah satunya untuk menjadi polisi. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat