Suara Denpasar – Pemain naturalisasi milik Persib Bandung, Marc Klok dikabarkan akan segera angkat kaki dari tim berjuluk Maung Bandung itu.
Kabar yang menyebut Marc Klok akan segera angkat kaki dari Persib Bandung karena namanya tidak ada dalam list susunan pemain di laga Persib Bandung vs Persik Kediri pada laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2023-2024, Jumat (28/7/2023) kemarin diketahui dari unggahan akun YouTube Seputar Persib.
Dalam unggahannya itu, akun Seputar Persib menulis judul “Mengejutkan, Klok Ungkap Terimakasih Usai Tak Main vs Persik. Komentar Yaya dan Ryan. Coach Bahagia,” tulis Seputar Persib dilansir Suara Denpasar, Jumat (28/7/2023).
Unggahan konten video berdurasi tiga menit 24 detik itu telah ditonton 4,7 ribu pengunjung dan disukai oleh 46 viewers.
Cek Fakta:
Setelah dilakukan penelusuran, narator akun YouTube Seputar Persib lebih banyak menyampaikan informasi tentang laga Persik Kediri vs Persib Bandung yang berakhir dengan kemenangan perdana Persib musim ini dengan skor 1-2 di Stadion Brawijaya Kediri.
Setelah itu narator menyampaikan informasi tentang pendapat Carataker Pelatih Persib Bandung, Yaya Sunarya tentang kunci kemenangan Persib atas Persik karena keunggulan jumlah pemain usai pemain Persik, Renan Silva mendapat kartu merah dari wasit.
Kemudian informasi mengulas perasaan Ryan Kurnia yang mencetak gol perdana-nya bersama Persib Bandung musim ini.
Sementara dilansir dari akun instagram Persib Bandung @persib, Marc Klok memang tak masuk dalam starting eleven saat melawan Persik Kediri. Namun, Marc Klok turut serta dengan tim ke Kediri.
Baca Juga: Akhiri Tren Negatif, Carataker Pelatih Persib Bandung Ungkap Kunci Kemenangan Timnya
Kesimpulan:
Berdasarkan penelusuran tim Suara Denpasar ada informasi yang tidak sinkron antara judul konten dengan informasi yang disampaikan. Sehingga menimbulkan multi tafsir bahwa Marc Klok akan hengkang dari Persib Bandung.
Padahal sang pemain tidak masuk dalam list pemain Persib Bandung saat menghadapi Persik Kediri karena sakit.
Sehingga unggahan akun YouTube Seputar Persib soal informasi Marc Klok adalah disinformasi atau informasi yang kurang tepat. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Mengejutkan! Marc Klok Dicoret, Pelatih Baru Persib Bojan Hodak Resmi Datangkan Pemain Paling Ditakuti di Liga Malaysia
-
Berita Buruk Persib Bandung, Usai Luis Milla, Anak Didik Shin Tae yong Dipastikan Tinggalkan Marc Klok Dkk, Ini Alasannya
-
Tak Penuhi Target, Marc Klok Minta Maaf Gagal Bawa Persib Bandung Atasi PSM Makassar
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana