Suara Denpasar – Walau masih kebobolan di laga terakhirnya melawan Persis Solo pada pekan ke-5 BRI Liga 1 2023-2024 yang berakhir dengan skor 1-1. Lini pertahanan Arema FC dinilai sudah ada progres positif.
Lini pertahanan Arema FC memang layak disebut sebagai titik terlemah dalam skema permainan tim. Gawang tim berjuluk Singo Edan itu sudah dijebol sebanyak 13 kali oleh lawan.
Catatan minor untuk rekor kebobolan tertinggi di awal musim ini dibandingkan kontestan BRI Liga 1 lainnya.
Tetapi saat laga melawan Persis Solo dimana jantung pertahanan Arema FC dikawal dua palang pintu tangguh yakni Bagas Adi dan Charles Raphael mampu membuat para penyerang Persis Solo mati kutu melewati barikade pertahanan Arema FC.
Lawan hanya mampu mencetak gol melalui eksekusi penalti.
Hal itu lantas membuat Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro melihat ada perkembangan cukup bagus dari penampilan lini pertahanan timnya.
“Dari segi defense banyak peningkatan terbukti lawan banyak peluang tapi bisa kita tahan. Meskipun hasil imbang itu juga karena penalti tapi masih banyak yang harus dibenahi,” kata Kuncoro dilansir Suara Denpasar dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru, Rabu (2/8/2023).
Sejauh ini Arema FC juga belum diperkuat bek andalan mereka, Ichaka Diarra yang masih berkutat dengan cedera.
Sehingga di laga selanjutnya melawan PS Barito Putera, kemungkinan Kuncoro masih akan menggeser Charles Raphael yang berposisi sebagai gelandang bertahan kembali menjadi bek tengah seperti saat melawan Persis Solo lalu.
“kita lihat nanti perkembangan selanjutnya. Bisa saja dia (Charles) main di situ lagi atau main di posisi lain,” pungkasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid