- Warga kawasan Jakarta dan Bekasi menggelar aksi di DPRD DKI Jakarta pada Kamis, 7 Juni 2026.
- Operasional fasilitas RDF Rorotan diduga menyebabkan gangguan kesehatan serius berupa ISPA dan asma bagi anak-anak.
- Masyarakat menempuh jalur hukum melalui gugatan class action karena Satgas pemerintah dianggap gagal menangani permasalahan tersebut.
Suara.com - Warga di sekitar kawasan Jakarta Garden City (JGC), Harapan Indah (HI), hingga Metland Bekasi mulai kehabisan kesabaran. Polusi udara yang diduga ditimbulkan oleh operasional RDF Rorotan disebut telah menyebabkan gangguan kesehatan serius, terutama bagi anak-anak di wilayah perbatasan Jakarta-Bekasi tersebut.
Melinda, seorang pengusaha sekaligus warga Kelurahan Pejuang yang terdampak, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah yang dianggap mengabaikan kesehatan masyarakat demi proyek sampah.
"Anak-anak kami itu semuanya penyakitnya ISPA, mata, kemudian sampai asma, pneumonia dan lain-lain. Bagaimana nih gitu? Kami juga minta untuk pemerintah lebih konsen gitu terhadap anak-anak," ujar Melinda di tengah aksi Depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/6/2026).
Menurut Melinda, Satgas yang dibentuk pemerintah untuk menangani keluhan warga tidak bekerja maksimal.
"Dibentuknya Satgas, kami sebagai warga setiap adanya bau itu kami sebenarnya menyampaikan lewat Satgas, tapi Satgasnya itu sebenarnya tidur. Kami jadi bertanya-tanya apa fungsinya Satgas ini dibentuk?" ujarnya.
Senada dengan Melinda, Kepala Dusun Harapan Indah Desa Pusaka Rakyat, Tomi, menegaskan bahwa jalur mediasi telah buntu. Warga kini memilih menempuh jalur hukum secara resmi.
"Kami sudah melakukan PJH dengan lawyer, pengacara kami untuk melakukan class action. Gugatan class action ya, jadi kami tidak mediasi lagi tapi langsung gugatan untuk menempuh jalur hukum," tegas Tomi.
Warga menuding fasilitas RDF Rorotan beroperasi tanpa dokumen AMDAL lingkungan dan AMDAL Lalin yang transparan.
Acep Edy Setiawan, perwakilan warga lainnya, menyebut bahwa perbaikan-perbaikan teknis yang dilakukan Pemprov DKI saat ini hanyalah upaya "tambal sulam" untuk meredam bau yang sudah terlanjur meluas.
Baca Juga: Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
"Hati-hati. Masyarakat tahu bahwa di daerah Anda bisa saja RDF berdiri tanpa AMDAL yang jelas dan tanpa AMDAL yang terbuka secara birokrasi," peringatnya.
Selain gugatan hukum, massa mengancam akan membawa persoalan ini ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan transparansi birokrasi dan perlindungan terhadap lingkungan hidup di wilayah Jakarta dan Bekasi. (Dinda Pramesti K)
Berita Terkait
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Ketua DPRD DKI: RDF Triliunan Rupiah Harus Jadi Solusi Permanen Sampah Jakarta
-
Bantargebang Belum Pulih, Ini Kapasitas Baru RDF Rorotan yang Siap Olah Ribuan Ton Sampah Tiap Hari
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik