Suara Denpasar - Persib Bandung mendapat kabar buruk jelang menghadapi Bali United di pekan ke-6 BRI Liga 1.
Klub berjuluk Pangeran Biru ini harus membayar denda Rp25 juta atas sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Jumat (28/7).
Hal ini disebabkan adanya suporter Persib Bandung yang datang langsung ke pertandingan tandang kontra Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada pekan lalu.
Setelah diperkuat dengan bukti-bukti yang menegaskan pelanggaran regulasi dan disiplin tersebut, Persib Bandung dinyatakan melanggar pasal 51 ayat 6 regulasi kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.
Persib Bandung bukan satu-satunya klub yang mendapat sanksi akibat pelanggaran regulasi ini, sebelumnya beberapa klub lainnya pun bernasib serupa mulai dari Persebaya, PSIS Semarang, dan lainnya.
Oleh karena itu, Vice President Operasional PT Persib Bandung Bermartabat(PBB), Andang Ruhiat menyayangkan hal ini.
Padahal menurutnya manajemen Persib dan pihak Panpel Persik telah mengingatkan berulang kali pada Bobotoh untuk tidak datang ke Stadion Brawijaya.
Sehingga Andang menduga ada indikasi kesengajaan agar Pangeran Biru mendapat sanksi.
"Dengan tetap datang ke Kediri, kita menangkap adanya indikasi kesengajaan agar Persib terkena sanksi dan tampaknya kedatangan mereka ini juga terencana dan terorganisir,” ujarnya, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (3/8/2023).
Baca Juga: Hadapi Tim Kampung Halaman, Bek Persib Bandung Putu Gede Siap Habis-Habisan Perjuangkan Poin Penuh
Kendati demikian, ia berharap dugaan tersebut tidaklah benar.
“Tapi, saya berharap, indikasi itu tidak benar,” lanjutnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F