Suara Denpasar - Tak disangka, ternyata ada stadion megah di dekat jakarta dengan standar FIFA yang hampir setara dengan Jakarta International Stadium (JIS), namun sayangnya tidak masuk daftar PSSI untuk jadi lokasi pertandingan Piala Dunia U17.
Padahal Lokasi stadion in hanyai berada 80 KM dari JIS dan juga tergolong properti baru sebagai gelanggang olahraga yang sesuai dengan berstandar FIFA.
Melansir dari Suara Semarang.com, nama stadion ini yang berjarak 80 KM dari JIS dan setara dengan kualitas Si Jalak Harupat yang standar FIFA adalah Banten International Stadium (BIS).
Pembangunan Banten International Stadium dimulai pada tahun 2020 dan selesai di tahun 2022. Lokasinya ada di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang. Sekitar 80 KM berkendara dari Kota Jakarta.
Bangunan stadion ini bahkan punya lima tingkat tribun, tak kalah dengan Stadion Si Jalak Harupat yang ada di Kabupaten Bandung.
Didalamnya juga sudah dilengkapi dengan rumput sesuai standar FIFA dengan atap yang sudah menutupi tribun kursi penonton.
Stadion ini sendiri memiliki luas 78.116 meter persegi, dengan kapasitas daya tampung penonton sebesar 38.000 kursi. Lebih banyak dari Stadion Si Jalak Harupat yang hanya menampung 30.000 kursi penonton.
Banten International Stadium ini telah diresmikan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dihadiri Walikota dan Bupati di Provinsi Banten, dan para masyarakat pada 9 Mei 2022.
Diperkirakan BIS menghabiskan biaya pembangunan sebesar Rp874,3 Miliar. Stadion ini pun sudah siap digunakan untuk pertandingan dan event berskala internasional.
Sayangnya kemegahan Banten International Stadium tidak dilirik oleh PSSI untuk diajukan sebagai tuan rumah pertandingan untuk ajang Piala Dunia U17.
PSSI telah mengajukan enam stadion lain untuk Piala Dunia U-20 2023. Keenamnya yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Si Jalak Harupat, Manahan Solo, Gelora Bung Tomo (GBT),Kapten I Wayan Dipta dan Gelora Sriwijaya Jakabaring. (*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun