Suara Denpasar - Beredar video detik-detik FIFA masuk ke Jakarta International Stadium (JIS) untuk melakukan infeksi ke stadion yang telah diusulkan PSSI sebagai venue Piala Dunia U-17 pada November mendatang.
Kabar itu juga menyebutkan bahwa Presiden FIFA Gianni Infantino sampai dibuat terkejut setelah mengetahui kemegahan dari stadion JIS.
Kabar adanya detik-detik FIFA masuk ke stadion JIS ini diunggah kanal YouTube BAROMETER POLITIK pada Jumat (28/7/2023) lewat sebuah video berdurasi 6 menit 3 detik yang telah diputar 65 ribu kali.
"Berita Hari Ini, FIFA Langsung Terkejut Setelah Tahu Kemegahan Stadion JIS," demikian yang tersaji pada judul video, sebagaimana dikutip Suara Denpasar pada Selasa (1/8/2023).
Pada bagian sampul video, terpampang jelas Presiden FIFA Gianni Infantino yang baru keluar dari sebuah mobil serta ditambahkan keterangan 'Detik2 FIFA ke Stadion, Gianni Infantino Langsung Kaget Degan Ini'.
Lantas, benarkah klaim informasi dalam video tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah menyaksikan video itu secara utuh, kabar adanya detik-detik FIFA ke stadion JIS serta Gianni Infantino yang disebut langsung kaget dengan kemegahannya tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Pasalnya, video itu hanya berisikan pandangan para pengamat sepak bola terhadap JIS, video tersebut juga mengabarkan rencana infeksi FIFA ke beberapa stadion yang diusulkan PSSI sebagai venue Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Cek Fakta : Polemik JIS Selesai! Hasil Inpeksi FIFA Resmi Keluar, PSSI Girang?
Sementara itu, melansir laman resmi PSSI, FIFA memang sudah memulai pemeriksaan ke sejumlah stadion untuk Piala Dunia U-17 2023 pada Sabtu (29/7). Infeksi ini dimulai di Jakarta International Stadium (JIS).
Dalam kunjungan itu, Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha mengatakan terdapat tiga fokus utama yang disoroti FIFA.
"Pertama, kesiapan venue, termasuk main venue dan lapangan-lapangan latihan," ujar Tisha, dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (1/8/2023).
Selain itu, FIFA juga akan mengecek kualitas venue yang berada pada pitch manajemen atau lapangan dengan lebih spesifik soal jenis dan kondisi rumput.
Kemudian poin ketiga yang menjadi perhatian FIFA berkaitan dengan team services, termasuk akomodasi untuk para peserta.
Tisha menyebut, FIFA dalam suratnya juga merekomendasikan rumput JIS untuk diganti dan ingin memastikan penggantian rumput dilakukan dengan sistem pemulihan yang cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
Bocoran Konser KOMA: Mahalini Siapkan 6 Kostum Megah dan Kejutan Spesial di Hari Valentine
-
Polytron Hadirkan Subsidi Hingga Rp7 Juta dan Charger Portable di IIMS 2026
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama