Suara Denpasar - Siapa yang tidak mengenal tempe mendoan yang tentunya menjadi makanan wajib bagi orang Indonesia namun bagaimana jadinya jika tempe mendoan dijual oleh penjual cantik?
Tentunya membuat para kaum pria seperti Anda tambah termotivasi untuk membeli tempe mendoan yang dijual oleh penjual cantik yang mirip dengan Syahrini.
Baru-baru ini publik dikejutkan dengan hadirnya tempe mendoan yang dijual oleh penjual cantik yang berasal dari Kebumen bernama Suci Sotang.
Tempe mendoan yang digoreng ini tentunya sangat lezat dinikmati untuk dijadikan salah satu makanan yang digemari dengan lauk nasi dan sambal.
Apalagi jika Anda menyantapnya di sore hari sambil minum teh hangat tentunya menjadi kenikmatan tersendiri bagi Anda.
Tempe goreng mendoan berarti "Mendo-mendo di pangan" yang lebih populer bagi warga ngapak, bahkan kata mendoan sering diplesetkan dengan suatu hal.
Dikutip Suara Denpasar dari laman resmi purwokerto.suara.com pada Sabtu (5/8) tempe mendoan yang satu ini dijual oleh penjual cantik yang terkenal dengan label “Mendoan Amba Suci Sotang”
Mendoan Suci Sotang berasal dari bahasa Jawa yang berarti tempe goreng yang berukuran lebar atau besar yang tidak seperti tempe pada umumnya.
Tempe mendoan Suci Sotang ini kini tengah viral di Kebumen dan beberapa daerah Banyumas sekitar karena penjualnya memiliki paras yang cantik bak Syahrini.
Baca Juga: Dikenal Megah, Sayangnya Sejak Dibangun JIS Belum Beri Keuntungan Signifikan?
Nah untuk kalian pemburu kuliner khas tempe mendoan ini, sepertinya kamu wajib mencicipi makanan yang satu ini bahkan warung tempe mendoan tak pernah sepi pengunjung loh.
Untuk kamu yang ingin mengunjungi tempat penjual tempe mendoan amba Suci Sotang ini berada di Waduk Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Jika kamu penasaran dengan mendoan amba Suci Sotang, ayo segera mampir ke rest area Waduk Sempor yang ada di jalur utama Banjarnegara – Kebumen.
Dengan hadirnya tempe mendoan amba Suci Sotang tentunya menjadi magnet bagi masyarakat sekitar dan pelancong yang hendak berlibur ke Kebumen atau Banjarnegara yang melewati jalur utama waduk sempor.
Dijamin kamu bakal puas menikmati sensasi makan di pinggir waduk kebanggaan warga Kebumen ini.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Pernah Dicap Pelakor dan Dibully Netizen, Ashanty Ungkap Kedekatannya dengan Anang Hermansyah Usai Tak Lagi Duet Bersama Syahrini
-
Syahrini Disebut Sedang Hamil, Video dengan Reino Barack di Bandara Jadi Sorotan
-
Syahrini Panen Cibiran Pakai Sandal Heels di Gurun Hingga Dibandingkan dengan Nia Ramadhani
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kisah Penjual Ikan Keliling Naik Haji Setelah Menabung Puluhan Tahun
-
Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
HP Murah Realme C100 Series Bersiap ke Indonesia, Baterai Jumbo 7.000-8.000 mAh
-
Apa Itu Totok Sirih pada Bayi? Ini Risiko dan Manfaat Menurut Dokter
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Game Ragnarok Origin Classic Umumkan Update Sakura Vows, Ini Fitur Barunya
-
Ilusi Sekolah Gratis: Kisah Siswa yang Rela Sekolah di Tengah Keterbatasan
-
Persija Mandul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Berjuang untuk Pendidikan Anak, Meski Tanpa Sekolah Gratis