Suara Denpasar - Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Sergio Aguero akhirnya berusaha keras menghafal lagu Negaraku yang selalu diperdengarkan setiap kali skuad Harimau Himalaya bertanding di kancah internasional.
Kabar ini disampaikan oleh salah satu media Malaysia, Harimau Malaya. Media tersebut membeberkan bahwa Kapten Sri Pahang FC itu sedang mengambil kelas privat dengan seorang dosen bernama Farah Omar.
Menurut Farah, Sergio yang telah berada di Liga Malaysia lebih dari lima tahun membuatnya cepat belajar dan mudah memahami semua modul pembelajaran meski baru pertama kali mengikuti kelas bahasa Melayu.
Selain itu, Farah juga menyebut fokus utama dalam modul pembelajaran Aguero ialah penguasaan lagu Negaraku karena sering digunakan saat bertanding.
Farah mengatakan, Aguero memang sudah terbiasa mendengar lagu kebangsaan Malaysia ini. Namun, ia masih mengalami sedikit kendala perihal hafalan dan pengucapannya yang masih belum lancar.
"Untuk lagu Negaraku dan lagu negara Pahang modul pembelajarannya perlu dipercepat karena penting untuk pertandingan Aguero. Lagi pula, dia sudah tahu lagunya, hanya hafalannya saja yang hilang," ujar Farah, dikutip dari harimaumalaya.com, Minggu (6/8/2023).
Farah juga berharap para pemain naturalisasi Malaysia lainnya belajar bahasa Melayu agar mereka tidak hanya unggul di pertandingan, tetapi juga bisa digunakan untuk keseharian mereka sebagai warga Malaysia.
"Sangat dianjurkan bagi pemain yang telah memperoleh kewarganegaraan, tidak hanya untuk digunakan di lapangan tetapi untuk memudahkan mereka bersenang-senang dan menganggap negara ini sebagai negara mereka sendiri," lanjutnya.
Berbeda dengan Aguero yang harus mati-matian menghafal lagu kebangsaan tersebut. Salah satu pemain Timnas Indonesia yaitu Saddil Ramdani jusru dibanjiri pujian oleh netizen negeri Jiran usai kedapatan menyanyikan lagu Negaraku secara khidmat.
Hal ini pun tak luput jadi perhatian khusus media Harimau Malaya. Dalam artikelnya bertajuk 'Saddil Ramdani patut jadi contoh, nyanyi Negaraku dengan semangat walaupun bukan orang Malaysia', pemain kelahiran Kendari ini mendapat pujian.
"Bintang Indonesia Saddil Ramdani berhasil mencuri perhatian penggemar sepak bola lokal pada aksi Liga Super antara klubnya Sabah FC dan Sri Pahang FC Sabtu lalu setelah videonya menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia, Negaraku, menjadi viral," tulis media tersebut.
Saddil dipuji lantaran hafal setiap bait lagu sakral yang lazim diperdengarkan di setiap pertandingan yang bergulir di Liga Super Malaysia. Apalagi, Saddil sudah tiga tahun tampil membela Sabah FC.
"Tak heran jika ia mampu menghapal setiap bait lirik dari lagu tersebut mengingat ini tahun ketiganya bersama Sabah dan tahun keempat tampil di Malaysia," sambung tulisan tersebut.
Media itu juga takjub karena Saddil menyanyikan lagu Negaraku, seolah-olah dia adalah Warga Negara Malaysia.
"Namun yang membuat banyak orang terpesona adalah Saddil yang terlihat begitu antusias menyanyikan lagu Negaraku, seolah-olah dia adalah orang Malaysia," tulis media tersebut.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Di Luar Nalar Manusia! Niat Hancurkan Indonesia, Saddil Ramdani Minta Dana Gelap dari Timnas Malaysia?
-
Cek Fakta: Diwaspadai Asia! Timnas Indonesia Akhirnya Sukses Bombardir Sang Rival Malaysia dengan Cara Ini
-
Cek Fakta: Pecundangi Timnas Indonesia, Erick Thohir Blacklist Saddil Ramdani dari Dunia Sepak Bola Tanah Air
-
Dicap Bad Attitude, Kasus Penganiayaan Saddil Ramdani Terhadap Pacarnya Kembali Diungkit Warganet
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring