Suara Denpasar - PSSI dikabarkan dibuat malu dan merenggut saat FIFA justru takjub dengan fasilitas dan kemegahan Stadion JIS.
Seperti diketahui, JIS atau Jakarta International Stadium merupakan salah satu stadion yang diajukan kepada FIFA sebagai tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-17 yang bakal digelar di Indonesia pada November 2023 mendatang.
Akan tetapi, stadion yang telah dibangun pada masa Anies Baswedan itu masih menjadi sorotan publik karena polemik stadionnya yang dinilai belum berstandar internasional.
Informasi di atas dibagikan kanal YouTube BINTANG MILITER lewat video berdurasi 8 menit 35 detik yang telah ditonton 5,6 ribu kali.
Adapun video yang diunggah pada 3 Agustus 2023 itu, tersebar dengan judul 'Mengejutkan! PSSI Merengut FIFA Takjub dengan Fasilitas dan Kemegahan Stadion JIS'.
"Dibuat Malu! Awalnya Dikira JIS Jelek, FIFA Langsung Nyesel Usai Lihat Ini," tambah pengunggah pada thumbnail video tersebut.
Lantas, benarkah informasi terkait PSSI, FIFA, dan stadion JIS itu?
Cek Fakta:
Setelah ditelusuri, video itu hanya mengulas seputar PSSI dan Menteri PUPR yang disebut tengah fokus pada perbaikan stadion JIS yang rencananya bakal digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17.
Perbaikan ini dilakukan dari mulai akses penonton, rumput stadion, dan menyempurnakan jembatan penyebrangan ke area stadion dengan melibatkan pihak-pihak terkait seperti Pemprov Jakarta dan Menteri PUPR yang terus berkonsolidasi.
Sementara kabar soal PSSI yang dibuat malu hingga merenggut gara-gara FIFA takjub dengan kualitas dan kemegahan stadion JIS, malah tidak dibahas sampai akhir video.
Dilansir dari laman resmi PSSI, perwakilan FIFA memang sudah melakukan infeksi ke stadion JIS pada Sabtu (29/7/2023).
Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ada narasi yang membenarkan bahwa FIFA takjub dengan kualitas maupun kemegahan stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu.
Justru dalam surat yang diterima pihak PSSI, FIFA malah merekomendasikan agar rumput JIS diganti.
Menurut keterangan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha, FIFA bahkan ingin memastikan penggantian rumput dengan sistem pemulihan yang cepat.
"Di surat juga disebutkan bahwa pemulihan perbaikan ini butuh waktu 8-10 pekan. Menurut saya, ini inisiatif yang sangat baik dari FIFA agar Indonesia bisa mempersiapkan JIS agar bisa digunakan untuk Piala Dunia U-17," kata Ratu Tisha, sebagaimana dikutip dari laman PSSI, Minggu (6/8/2023).
Dengan demikian, dapat disimpulkan kabar terkait PSSI, FIFA, dan stadion JIS itu merupakan berita tidak benar atau hoaks. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Indonesia Masih Persoalkan JIS, Malaysia Sibuk Tanyakan Nasib Stadion Berstandar FIFA Milik Mereka, Begini Kata Manajemen STAR
-
Cek Fakta: Update Stadion Piala Dunia U-17! Mulai Direnovasi, FIFA Datangkan Ahli Rumput Eropa Demi JIS?
-
Singgung Polemik JIS, Mantan Kapten Timnas Indonesia Bambang Pamungkas Usulkan Nama JIS Sebaiknya Diganti
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
BPJS Dipimpin Jenderal: Bakal Makin 'Gercep' atau Malah Kaku?
-
Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
Menuju Solar Based Economy: Tantangan Regulasi dan Pendanaan Program PLTS 100 GW Presiden Prabowo
-
Wali Kota Makassar Usul Pembentukan Kecamatan Baru ke Kemendagri
-
Inara Rusli Diduga Sindir Istri Sah Insanul Fahmi, Bahas Cadar dan Nafkah
-
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta, Polisi Resmi Hentikan Laporan Yoni Dores