/
Minggu, 06 Agustus 2023 | 23:01 WIB
Penampakan Stadion JIS (Atas) dan Stadion Tun Abdul Razak (Bawah) (Antara.com/harimaumalaya.com)

Suara Denpasar - Berbeda dari Indonesia yang saat ini masih mempersoalkan Jakarta International Stadium (JIS) yang dinilai belum sesuai standar FIFA meski stadion itu direncanakan sebagai venue untuk gelaran Piala Dunia U-17. 

Malaysia justru kini tengah disibukkan dengan nasib Stadion Tun Abdul Razak (STAR) di Jengka, Pahang. 

Pasalnya, stadion berkapasitas 25 ribu penonton yang telah dibuka sejak tahun 2015 itu mulai dipertanyakan nasibnya setelah tim yang dulu bermarkas di sana, yaitu tim Felda United dibubarkan pada 2021 lalu. 

Terlebih, stadion ini juga dinilai sesuai dengan standar FIFA dan AFC lantaran sudah menggunakan rumput sintesis serta memiliki fasilitas cukup lengkap mulai dari ruang ganti pakaian, bench pemain, hingga bentuk stadion yang terbilang modern karena jarak dari penonton ke lapangan begitu dekat. Sistem pencahayaannya pun ada di setiap sudut tribun dan tersebar merata. 

Tak pelak, hal ini membuat sejumlah pecinta sepak bola di Malaysia bertanya-tanya tentang nasib stadion yang digunakan sebagai markas tim Felda. 

Menjawab pertanyaan tersebut, Manajer STAR Muhamad Saiful Shafiq Rahamat akhirnya menjelaskan bahwa stadion tersebut masih dipertahankan seperti biasa. Bahkan kini dibuka untuk disewakan secara umum.

“Setelah tim Felda United dibubarkan, stadion ini dibuka untuk umum disewakan untuk bermain di sini, kami memiliki beberapa slot yang dibuka dari pagi hingga malam," kata Saiful, dikutip Suara Denpasar dari Media Malaysia, Harimaumalaya.com, Minggu (6/8/2023). 

Saiful menerangkan, biasanya kegiatan sewa itu datang dari anggota masyarakat setempat di sekitar lokasi yang ingin merasakan suasana bermain di stadion ini. 

Ia mengatakan, manajemen Felda masih mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan stadion tersebut. Selain persewaan dari masyarakat sekitar, STAR juga menjadi ajang beberapa turnamen seperti KPM League dan M5 League.

Baca Juga: Cek Fakta: Di Luar Nalar Manusia! Niat Hancurkan Indonesia, Saddil Ramdani Minta Dana Gelap dari Timnas Malaysia?

"Salah satu tujuan kami adalah untuk mengubah citra stadion ini, tidak hanya untuk membukanya untuk sosialisasi pemukim Felda tetapi untuk semua orang untuk merasakan pengalaman bermain di sini," katanya. 

"Kami juga ingin terus menjaga kualitas stadion ini karena ini merupakan landmark bagi Felda sendiri.” sambung Saiful. 

Dengan demikian, Saiful berharap semakin banyak orang yang mengetahui bahwa stadion tersebut kini dibuka untuk disewakan kepada umum agar semakin banyak orang yang tertarik untuk bermain di stadion tersebut. (*)

Load More