Suara Denpasar – PSSI nampaknya tak main-main dalam urusan naturalisasi pemain keturunan. Terlebih Timnas Indonesia menghadapi agenda yang cukup padat untuk berbagai kompetisi internasional hingga awal 2024 mendatang.
Berkaitan dengan padatnya jadwal anak asuh Shin Tae Yong, kini beredar kabar pemain keturunan Indonesia – Belanda resmi bergabung dengan Timnas Indonesia setelah menyelesaikan proses naturalisasi.
Sosok pemain keturunan yang dimaksud adalah Jay Idzes. Bahkan hadirnya Jay Idzes digadang-gadang akan memperkokoh dinding pertahanan Timnas Indonesia.
Kabar resminya Jay Idzes berseragam Timnas Indonesia ini diunggah oleh akun YouTube Generasi pada Minggu (6/8/2023).
“MISI SENYAP PSSI BOCOR, PEMAIN KETURUNAN INDONESIA-BELANDA INI RESMI AKAN GABUNG TIMNAS,” begitu judul yang tertulis.
Unggahan tersebut juga dilengkapi dengan thumnail foto Jay Idzes yang sedang duduk dan didampingi oleh Ketum PSSI Erick Thohir.
“Siap Jadi Benteng Pertahanan Timnas, Jay Idzes Resmi Akan Gabung Skuad STY,” tulis keterangan pada thumnail.
Unggahan berdurasi 8 menit 15 detik tersebut ramai dan telah ditonton oleh 6,2 ribu kali oleh pengguna YouTube.
Lantas benarkah klaim informasi pada unggahan tersebut?
Baca Juga: Pernah Kritik Timnas Indonesia, Faktanya Vietnam Juga Akan Naturalisasi Pemain Ini
CEK FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran, video tersebut hanya menampilkan cuplikan wawancara Jay Idzes yang berkeinginan membela negara asal sang kakek, yakni Indonesia. Cuplikan wawancara tersebut diperoleh dari unggahan YouTube Yussa Nugraha yang telah diunggah pada 1 April 2023 lalu, dengan link sebagai berikut
https://www.youtube.com/watch?v=3K-LhOnkf74
Selain menampilkan potongan cuplikan wawancara dengan Jay Idzes, video tersebut hanya membahas mengenai profil dan statistic sang pemain saat merumput di Liga Italia.
Sementara itu, dilansir dari laman resmi PSSI hingga saat ini belum ada informasi apapun mengenai pemain keturunan yang akan dinaturalisasi untuk memperkuat skuad garuda.
KESIMPULAN
Dengan demikian dapat disimpulkan konten tersebut adalah hoax, lantaran judul dan informasi yang disajikan tidak sesuai. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Tambah Kekuatan Timnas Indonesia, PSSI akan Naturalisasi Pemain Keturunan Indonesia dari Liga Italia?
-
Shin Tae-yong Bakal Tambah Pemain Keturunan di Timnas Indonesia untuk Persiapan Piala Asia, Siapa Saja?
-
Cek Fakta: Kecil-Kecil Cabe Rawit! Pemain Keturunan Urus Dokumen Bela Timnas Indonesia, PSSI Full Senyum?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana