Suara Denpasar - Setelah polemik yang cukup panjang, FIFA akhirnya mempertimbangkan untuk memilih empat stadion untuk menyukseskan helatan akbar Piala Dunia U-17 2023 pada November hingga Desember mendatang.
Sebelumnya, PSSI telah mengajukan Piala Dunia U-17 2023 dilakukan di tujuh kota dengan delapan stadion. Adapun daftar delapan stadion tersebut adalah Stadion Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium (Jakarta) serta Stadion Si Jalak Harupat (Bandung).
Sementara itu, kelima venue lainnya adalah Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali) dan terakhir Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang).
Dari kedelapan daftar tersebut, FIFA akhirnya mencoret 4 venue hingga menyisakan 4 stadion untuk helatan akbar tersebut.
“Kita usulkan delapan stadion, terutama enam yang sudah direnovasi untuk U-20, tambah dua. Dari hasil kesepakatan budgeting tadi, ya kita lihat sepertinya dikerucutkan jadi empat stadion,” kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dilansir dari Deli.Suara.com pada Rabu (2/8/2023) malam.
Dari empat stadion yang ditunjuk FIFA tersebut, JIS tentu masih menjadi sorotan. Hal ini lantaran belakangan soal isu ketidaklayakan rumput stadion tersebut. Padahal, stadion satu ini memiliki bangunan yang megah serta fasilitas yang lengkap.
Kemegahan JIS ini pun diamini oleh salah satu legenda sepakbola Indonesia, Bambang Pamungkas.
“Jika ada yang bertanya kepada saya tentang stadion JIS, maka jawaban saya adalah stadion ini luar biasa,” tulis Bambang Pamungkas di blog pribadinya pada Senin (07/08/2023).
“Struktur dan arsitektur bangunan juga sangat modern dan megah. Fasilitas-fasilitas penunjang terselenggaranya pertandingan cukup lengkap dan sangat memadai,” imbuhnya.
Baca Juga: SAH! FIFA Tunjuk 4 Stadion untuk Venue Piala Dunia U-17, JIS Kembali Disorot Erick Thohir
Meski Bepe (sapaan akrab Bambang Pamungkas) bersaksi soal megahnya stadion ini, namun disebutkan bahwa rumput JIS masih tidak sesuai dengan standar.
Dilansir dari Suara.com pada Selasa (08/08/2023) beberapa alasan mengapa rumput JIS masih belum masuk standar FIFA adalah kualitas rumput yang kurang memadai, ketahanan rumput yang rendah hingga perawatan dan pengelolaan yang tidak optimal.
Meski demikian, Bepe lagi-lagi bersaksi bahwa kualitas rumput di JIS sebenarnya sudah sangat baik.
“Berdasarkan pengalaman saya bermain di sana, kualitas rumput JIS sangat baik,” sindir Bambang Pamungkas.
Setelah polemik yang cukup panjang, FIFA akhirnya resmi menunjuk JIS sebagai venue utama Piala Dunia U-17. Namun, JIS harus menerima beberapa perbaikan dari berbagai aspek. Targetnya, seluruh perbaikan JIS baru akan rampung pada bulan Oktober mendatang. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Isu Telan Dana Rp25 M, Pemprov Kaltim Ungkap Rumah Dinas Gubernur Sebelum Renovasi
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
Jagoan Eropa Hadir untuk Hadang CB150R, Vixion dan MT-15: Harganya Pukul Telak Rival
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026