Tekno / Game
Kamis, 07 Mei 2026 | 19:33 WIB
Iustrasi Game Assassins Creed. (YouTube Ubisoft)
Baca 10 detik
  • Ubisoft resmi membantah bocoran gambar Assassin's Creed Invictus yang viral.

  • Pembocor mengakui menggunakan bantuan teknologi AI untuk memanipulasi warna gambar.

  • Ubisoft fokus kembangkan proyek Invictus dan remake Black Flag Resynced.

Suara.com - Dunia game kembali dihebohkan oleh bocoran terbaru, kali ini menyasar judul anyar, Assassin's Creed Invictus.

Namun, yang terjadi selanjutnya adalah drama tak terduga. Itu melibatkan kecerdasan buatan (AI) dan respons tajam langsung dari Ubisoft, menunjukkan betapa rumitnya memilah informasi di industri game saat ini.

Semua bermula saat seorang pembocor dengan nama pengguna J0nathan merilis sebuah tangkapan layar yang diklaim sebagai tampilan perdana Invictus.

Gambar tersebut menunjukkan karakter di sebuah arena yang belum selesai, khas game dalam tahap pengembangan awal.

Tak butuh waktu lama, akun resmi Assassin's Creed di X (sebelumnya Twitter) merespons langsung.

Ubisoft tidak hanya membantah, tetapi juga menuduh gambar tersebut telah dimanipulasi. "Usaha yang bagus... Ini mungkin awalnya adalah gambar dari uji coba pribadi kami, tetapi telah banyak diubah (kemungkinan besar dengan AI). Menyebarkan informasi yang salah bukanlah hal yang baik."

Secara mengejutkan, J0nathan kemudian mengakui telah menggunakan AI untuk "menghidupkan warna" karena menurutnya versi asli terlihat buruk.

Ia lantas merilis gambar yang diklaim sebagai versi orisinal tanpa editan, yang perbedaannya cukup mencolok.

Mengutip GameSpot dan IGN, insiden ini menyoroti Codename Invictus, proyek yang digarap oleh para veteran For Honor dengan fokus pada PvP multiplayer (kabarnya terinspirasi dari Fall Guys).

Baca Juga: 5 Studio Raksasa Bersaing Dapatkan Film Battlefield, Adaptasi Game Makin Populer

Ubisoft menegaskan akan membagikan informasi lebih lanjut "ketika waktunya tepat," membuat para penggemar semakin penasaran.

Sementara drama kebocoran ini berlangsung, franchise Assassins Creed sendiri tetap sibuk di bawah pengawasan Vantage Studios.

Ubisoft tengah bersiap merilis Assassins Creed: Black Flag Resynced pada 9 Juli mendatang, sebuah remake total dari petualangan bajak laut ikonik yang dibangun ulang menggunakan Ubisoft Anvil Engine.

Ini menunjukkan komitmen Ubisoft untuk terus menghidupkan kembali seri kesayangannya sambil mengembangkan judul-judul baru.

Drama kebocoran ini menjadi pengingat bahwa di era AI, tidak semua yang kita lihat adalah kebenaran. Batas antara bocoran asli dan informasi salah menjadi semakin tipis.

Load More