Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster alias Pak Yan Koster memiliki cita-cita atau mimpi untuk membangun sport tourism di Bali.
Setelah sempat menolak Piala Dunia U-20 yang seharusnya sudah berlangsung pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023 lalu. Namun karena ditolak Pak Yan Koster, akhirnya turnamen bergengsi kelompok umur itu pun gagal terselenggara di Indonesia.
Kini politisi PDI Perjuangan asal Buleleng itu memiliki ambisi serius membangun sport tourism di Bali. Salah satu buktinya adalah saat ini Internasional Youth Championship 2023 sedang dilangsungkan di Bali.
Mempertemukan empat klub sepak bola. Dua tim dari Spanyol, satu tim dari Jepang dan satu tim lagi sebagai tim tuan rumah. 4 klub tersebut diantaranya Real Madrid U18, Kashima Antlers U18, Barcelona U19 dan Bhayangkara Presisi FC U20.
Sehingga dia berharap, dengan adanya 3 tim luar pada Internasional Youth Championship 2023 itu dapat mempromosikan Bali sebagai wisata olahraga ke depan.
"Pemain klub dari Spanyol dan Jepang ini itu bisa menjadi duta untuk Bali, mempromosikan Bali sebagai destinasi wisata khususnya sport tourism yang ikut menunjang kepariwisataan Bali kedepan. Tidak pariwisata yang konvensional saja tapi juga pariwisata yang berbasis pada olahraga," harap Wayan Koster saat ditemui di Gor Ngurah Rai Denpasar Bali, Rabu (9/8/2023).
Bahkan Pak Yan Koster mengaku akan tetap memperjuangkan agar Internasional Youth Championship tahun berikutnya terus berlangsung di Bali. Dan akan menghadirkan klub-klub besar dari negara Eropa lainnya.
"Kita harapkan itu akan lebih banyak lagi, ini kan baru pertama (di Bali), tahun depan kita harapkan lebih banyak lagi. Tentu perlu persiapan dari sekarang karena itu nanti begitu ini selesai saya akan ngobrol lebih banyak lagi untuk persiapan tahun depan," ujar dia.
Pak Yan Koster mengatakan secara keseluruhan venue atau lapangan sepak bola di Bali sudah sangat memadai. Sehingga kalau ke depan kalau ditunjuk jadi tuan rumah sepak bola kategori apa pun, fasilitasnya sudah siap.
"Sangat siap, lapangannya juga sudah cukup memadai dan panitia juga siap, terus terang saja kalau akan dilaksanakan di sini lagi tempat ini (Gor Ngurah Rai Denpasar), maka kita akan segera menata kawasan ini supaya menjadi lebih rapi dan indah," tandas Wayan Koster. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI