Suara Denpasar - Pemain keturunan Indonesia-Belanda yakni Mess Hilgers baru-baru ini menjawab kritikan tajam para pemuja 'local Pride' di Timnas Indonesia.
Melansir dari Suara Bandung, diketahui, di jejaring media sosial, sebagian orang bahkan pengamat sepakbola mengkritik PSSI atas banyaknya pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.
Tentunya hal tersebut bukan tanpa alasan, PSSI sebagai induk tertinggi sepakbola Indonesia menggunakan jasa para pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Perlu diketahui sebutan "local pride" memang sering terdengar di kalangan pendukung Timnas Indonesia.
Maksud kalimat "local pride" jika mengutip dari pendapat warganet adalah kebanggaan seseorang terhadap Timnas yang diisi pemain liga lokal, dan tanpa keturunan.
Menjawab persoalan 'Local Pride' tersebut, Mees Hilgers sebagai salah satu pemain keturunan Indonesia memiliki pendapatnya sendiri mengenai pemain naturalisasi di skuad Garuda.
"Ada beberapa orang tidak setuju (menggunakan pemain naturalisasi), bagaimana menurut pendapat mu?" tanya host KR TV, dikutip dari kanal YouTube KR TV, Jum'at (11/8/2023).
"Menurut gue kalau lu pengin naikin level tim, perlu pemain naturalisasi," ujar Mees Hilgers menjelaskan mengenai visi naturalisasi itu sendiri.
"Bukan berarti Indonesia tidak memiliki pemain yang bagus, tapi karena cara kami(pemain diaspora) berlatih di Eropa begini (tinggi)," lanjutnya.
Visi tersebut juga sama dengan apa yang Erick Thohir lakukan ketika mempersiapkan Timnas U-17 dalam iven Piala Dunia U-17 di Indonesia.
Sementara melansir dari Yoursay.id, dalam konferensi pers yang dilakukan oleh PSSI tersebut, Erick Thohir menyampaikan lima langkah strategis yang akan ditempuh oleh Indonesia untuk menghadapi Piala Dunia U-17.
Salah satu langkah cepat yang segera dilakukan oleh PSSI adalah, membentuk skuat terbaik untuk dikirimkan ke turnamen ini nantinya.
Bahkan, dalam penjelasan lebih lanjut, sang ketua umum menyatakan bahwa, pembentukan skuat terbaik untuk Timnas Indonesia U-17, akan menggunakan jasa para pemain diaspora jika diperlukan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Tembus 100 Miliar, Harga Pemain Keturunan Indonesia Emil Audero Lebih Mahal dari Klub Persib Bandung, Siap Dinaturalisasi PSSI?
-
Tak Mau Kalah dengan Shin Tae-yong? PSSI-nya Malaysia Datangkan Pemain Keturunan untuk Piala AFF U-23
-
CEK FAKTA : Misi Senyap PSSI Bocor! Pemain Keturunan Indonesia Belanda Ini Resmi Gabung Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Aksi Bersih Pantai BRI Peduli Perkuat Komitmen Indonesia ASRI di Bali
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
BRI Peduli Ajak Relawan Bersihkan Pantai Kedonganan demi Lingkungan Berkelanjutan
-
Ratusan Relawan dan Karyawan BRI Bersih-bersih di Pantai Kedonganan Bali
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Mamoru Hosoda Kembali dengan Scarlet: Adaptasi Hamlet yang Memukau
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VI Halaman 26: Surat Elektronik