Suara Denpasar - Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Luca Everink kini resmi dikontrak sebagai bek kanan di klub Go Ahead Eagles.
Dilansir dari YouTube Yussa Nugraha, Luca Everink yang sempat mengalami cedera membuatnya sempat mengalami masalah mental. Beruntung, kondisinya saat ini kian membaik.
Luca Everink mengalami cedera ligamen pada bagian pergelangan kakinya ketika bermain di FC Twente. Cedera ini tak hanya menyakitkan fisiknya, tetapi juga menggoreskan luka di sisi mentalnya.
"Aku sempat cedera juga setelah itu ligamen di pergelangan kaki putus," kenang Luca Everink dikutip dari YouTube Yussa Nugraha (14/8/2023).
Ketika sudah sembuh dari cedera tersebut, Luca kembali bermain di tim senior FC Twente, namun takdir sepertinya ingin menguji mentalnya sekali lagi.
Cedera datang kembali, merenggut kesempatan sebagai starter yang telah diperjuangkan dengan keras.
"Jadi setelah itu kurang baik bagi mental saya juga," ungkapnya dengan jujur.
Namun, Luca bukanlah tipe orang yang mudah menyerah. Meski perjalanan ini penuh dengan rintangan dan tantangan, ia terus bekerja keras untuk pulih dan bangkit dari keterpurukan.
"Kadang saat itu aku berpikir aku sudah jadi pemain, tapi sebenarnya belum. Jadi habis itu aku terus bekerja keras," kata Luca dengan tekad.
Luca tidak hanya berjuang secara fisik, tetapi juga secara mental. Proses pemulihan yang panjang membuatnya belajar untuk menjadi lebih sabar dan realistis dalam menghadapi perjalanan karirnya.
"Aku pikir orang yang berpikir realistis, aku bisa melihat diriku sendiri, dan aku bisa melihat apa yang aku kurang dan apa yang harus diperbaiki," ujarnya dengan penuh ketenangan.
Ketika waktu berlalu, Luca mulai mengalihkan fokusnya pada dirinya sendiri dan bagaimana ia dapat terus berbenah.
Ia belajar untuk tidak hanya menyalahkan orang lain, tetapi melihat apa yang dapat diperbaiki dalam dirinya.
"Aku jadi terlalu pede dan berpikir semua akan datang ke aku, dan akhirnya aku introspeksi diri, aku bisa lebih perbaiki diriku sendiri," tuturnya dengan rendah hati.
Kesabaran adalah kunci dalam proses pemulihan dan pembelajaran Luca. Meski perjalanan ini penuh dengan lika-liku, Luca tetap mempertahankan keyakinannya bahwa kesempatan akan datang jika ia terus bersabar dan bekerja keras.
Berita Terkait
-
Tembus 100 Miliar, Harga Pemain Keturunan Indonesia Emil Audero Lebih Mahal dari Klub Persib Bandung, Siap Dinaturalisasi PSSI?
-
CEK FAKTA : Misi Senyap PSSI Bocor! Pemain Keturunan Indonesia Belanda Ini Resmi Gabung Timnas Indonesia?
-
Tambah Kekuatan Timnas Indonesia, PSSI akan Naturalisasi Pemain Keturunan Indonesia dari Liga Italia?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah