Suara Denpasar - Jelang putusan Daftar Calon Sementara (DCS) calon DPRD Provinsi Bali oleh KPU Bali pada tanggal 18 dan 19 Agustus 2023 mendatang, PDI Perjuangan Bali alami gejolak internal.
Pasalnya, sekitar 2.700 masa dari bakal calon DPRD Bali, I Nyoman Mulyadi yang juga Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan mendatangi Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.
Koordinator aksi, Dewa Alit Artha mengatakan mereka mendatangi kantor DPD PDIP Bali karena ada informasi yang beredar bahwa jagoan mereka (I Nyoman Mulyadi) tercoret dari daftar calon sementara (DCS) DPRD Provinsi Bali.
Untuk itu masa aksi pendukung Nyoman Mulyadi mendatangi Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali untuk meminta pertanggungjawaban DPD PDIP Bali sekaligus mewanti-wanti agar isu itu tidak benar adanya.
"Informasi yang kami dapat entah benar atau tidak, kami kan jaga-jaga, antisipasi. Jadi kita mengingatkan dari awal bahwa keberadaan Bapak Nyoman Mulyadi memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kediri," ucap Dewa Alit Artha di DPD PDIP Bali, Rabu (16/8/2023).
Sementara Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang menerima masa aksi tersebut mengatakan pihaknya akan segera membahas aspirasi masa aksi di tingkatan DPD.
"Hari ini saya didatangi keluarga besar saya, tokoh-tokoh Partai di Kabupaten Tabanan, ingin menanyakan salah satu tokoh dari Kediri yang menurut mereka itu tidak ada di daftar calon sementara," terang Jaya Negara.
"Nah karena ini DCS juga kan belum keluar. Untuk itu pada kesempatan ini tentu kami menerima aspirasi tersebut akan kami rapatkan, ditindaklanjuti di rapat DPD," sambungnya.
Terkait isu bahwa I Nyoman Mulyadi tercoret dari daftar calon sementara tersebut, Jaya Negara mengatakan menunggu hasil pengumuman DCS dari KPU.
Baca Juga: Kunjungi Rumah Prabowo, Ini Tujuan Politisi PDI Perjuangan, Beda Sikap dengan Partai?
"Masalah dicoret kami tidak punya kewenangan. Saya tidak tahu kira-kira, saya tidak bisa menjawab. Setelah tahu besok (DCS) saya baru bisa jawab karena DCS baru kita umumkan nanti," tandasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi
-
Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru
-
Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan
-
BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru
-
Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru