Suara Denpasar - Gelandang Persebaya Surabaya Risky Dwiyan mengalami cedera yang cukup serius saat menjalani sesi latihan di Lapangan Thor, Senin sore (14/8/2023).
Saat ini ia pun masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Cedera Risky berawal saat ia melompat menyundul bola.
Namun saat landing dari menyundul bola tulang belakangnya mendapatkan hentakan, ia mengalami shock spinal cord injury.
Dokter tim Persebaya Ahmad Ridhoi mengatakan pemain berusia 24 tahun ini sempat mengalami penurunan indera saat dirawat di IGD.
Tangan dan kaki Risky sempat mati rasa, saat dicubit tidak bisa merasakan apapun. Namun setelah diberikan observasi dan obat oleh dokter saraf kondisinya semakin membaik. Risky Dwiyan pun tidak harus melakukan operasi dan hanya menjalani perawatan intensif.
CEO hingga manajer Persebaya Azrul Ananda dan Yahya Alkatiri beserta sejumlah pemain telah menjenguknya.
Melihat kondisi Risky Dwiyan yang cukup memprihatinkan Azrul Ananda memberikan penyemangat untuknya.
”Kamu atlet, masih muda, badanmu kuat, darahmu juga bagus, jadi kamu pasti bisa pulih dan melewati ini dengan baik. Perawatan di sini salah satu yang terbaik,” katanya pada Risky, dikutip dari laman resmi klub pada Rabu (16/8).
Azrul Ananda mengatakan cedera yang dialami Risky Dwiyan menjadi pengingat akan resiko berat yang dihadapi para atlet.
“Mereka juga mempertaruhkan keselamatannya di lapangan latihan apalagi pertandingan,” lanjutnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan