Suara Denpasar - Pelatih kepala Persebaya, Aji Santoso resmi mengakhiri kerja sama pada Minggu (13/8/2023).
Seperti diketahui, Aji Santoso menjadi pelatih Tim Bajul Ijo sejak pertengahan musim Liga 1 2019.
Sejak musim itulah, mantan pelatih Persela Lamongan ini banyak memenangkan pertandingan bersama Persebaya Surabaya.
Saat dilansir melalui transfermarkt.co.id pada Senin (14/8/2023), total statistik Aji Santoso bersama Persebaya sebanyak 83 pertandingan, 41 menang, 20 imbang, 22 kalah, 139 cetak gol hingga 101 kebobolan.
Rincian statistiknya adalah, pada Liga 1 2019, Aji Santoso membawa Persebaya dengan koleksi 7 kemenangan, 2 imbang, 22 gol dan 10 kebobolan pada 9 pertandingan.
Lalu pada Liga 1 2020 yang hanya berjalan 3 laga akibat pandemi Covid-19, Aji Santoso hanya mendampingi Persebaya dengan 1 imbang, 1 kalah, 4 gol dan 5 kebobolan pada 2 pertandingan.
Persebaya di bawah asuhan Aji Santoso pada Liga 1 2021/22 cukup beringas. Yakni dengan mengoleksi 18 kemenangan, 8 imbang, 6 kalah, 54 cetak gol dan hanya 31 kebobolan pada 32 laga.
Kemudian pada Liga 2 2022/23, pelatih kelahiran Malang itu membawa Persebaya dengan 15 kemenangan, 7 imbang, 12 kalah, 52 cetak gol dan 45 kebobolan pada 34 pertandingan.
Sebelum resmi mengakhiri kontraknya bersama Persebaya, Aji Santoso mencatatkan 1 kemenangan, 2 imbang, 3 kalah, 7 cetak dan 10 kebobolan pada 6 pertandingan di Liga 1 2023/2024.
Sementara itu, dilansir dari akun X @Indostransfer, Aji Santoso pernah membawa Persebaya ke Runner Up Liga 1 2019.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa