Suara Denpasar – Suporter Arema FC, Aremania dikabarkan setuju tim kesayangannya degradasi ke Liga 2 usai mencopot logo tim.
Informasi tersebut diketahui melalui unggahan akun YouTube, LIGANYA WAKANDA yang diunggah pada hari Selasa (15/8/2023) kemarin.
Akun LIGANYA WAKANDA menulis judul “AKHIRNYA SETUJU DEGRADASI!!! Aremania Sepakat Copot Logo Arema FC di Liga 1, Suporter Se-Indonesia Yes,” tulis akun LIGANYA WAKANDA di thumbnail konten mereka yang dilansir Suara Denpasar, Rabu (16/8/2023).
Konten berdurasi tiga menit 22 detik itu telah ditonton lima 4.859 penonton dan disukai 27 penonton.
Cek Fakta
Setelah tim Suara Denpasar melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap konten unggahan akun YouTube LIGANYA WAKANDA itu.
Narator dalam video tersebut menyebut bahwa Arema FC dipastikan akan terdegradasi ke Liga 2 karena performa tim di BRI Liga 1 2023-2024 mendapat hujatan dan kritikan dari warganet terutama suporter mereka Aremania yang kecewa dengan performa tim kesayangannya.
Narator juga menyebut penurunan performa Arema FC musim ini juga sebagai karma dari terjadinya insiden Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu yang menelan ratusan korban jiwa.
Jebloknya performa Arema FC yang baru meraih dua poin dari delapan laga yang telah dilalui musim ini adalah dosa klub sehingga mereka menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan.
Hal itu juga disebut sebagai dosa tim berlogo singa mengepal itu. Selain itu narator juga menyebut banyaknya warganet yang menginginkan Arema FC bubar.
Narator menyinggung komentar warganet yang menginginkan Arema FC degradasi ke Liga 2.
Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi yang disampaikan akun YouTube LIGANYA WAKANDA tidak didukung oleh informasi valid baik dari pengumuman resmi PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.
Maupun dari rilis yang disampaikan oleh pihak klub Arema FC melalui laman resmi mereka.
Sedangkan narator hanya mengulas komentar warganet soal jebloknya performa Arema FC musim ini.
Kesimpulan:
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?