Suara Denpasar - Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan Remisi Umum Tahun 2023 bagi Narapidana dan Anak Binaan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Terkait remisi kemerdekaan tahun 2023 tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali memberikan remisi kepada 1.113 narapidana dari semua Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) yang ada di Bali.
Diantaranya 3048 orang memperoleh remisi umum I, dan 65 orang remisi umum II.
Dari 1.113 narapidana yang mendapat remisi tersebut, terdapat 79 orang WNA dengan rincian 70 orang memperoleh remisi Umum I dan 9 orang memperoleh Remisi Umum II. Atau dengan kata lain 9 orang WNA dinyatakan langsung bebas.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Anggiat Napitupulu mengatakan 9 orang WNA yang Bebas tersebut akan langsung ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Bali untuk selanjutnya dideportasi.
"Ada 9 orang orang asing bebas nantinya mereka yang telah bebas langsung diserahkan ke Imigrasi untuk melakukan pendeportasian. Kalau mereka belum ready (siap) untuk deportasi mungkin dokumen perjalanannya kurang, tiketnya belum ada ya masuk ke Rumah Detensi Imigrasi dulu, terang Anggiat saat ditemui di Kantor Kemenkumham Bali, Kamis (17/8/2023), sore.
Anggiat mengatakan saat ini tersisa 70 orang WNA yang masih berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). 56 orang berada di Lapas Kerobokan, sisanya tersebar di 11 Lapas yang ada di Bali.
Untuk diketahui narapidana yang langsung dinyatakan bebas berjumlah 30 orang. Diantaranya 9 orang WNA, 21 WNI.
“Ada sembilan orang asing (yang langsung bebas), terus ada 21 yang bukan orang asing (bebas),” tandas Anggiat. (*/Ana AP)
Baca Juga: Kunjungan WNA ke Bali Tembus 18 Ribu dalam Sehari, Imigrasi Bandara Ngurah Rai Programkan Autogate
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja
-
3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
-
Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung
-
Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS