Suara Denpasar - Bertepatan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke-78, Pemkab Klungkung melalui TOSS Center mengirim SRF (Solid Recovered Fuel) yang merupakan hasil dari pengolahan sampah residu di TOSS Center.
Di mana RDF yang merupakan bahan bakar pengganti batu bara dikirim ke PT Kemasan Ciptatama Sempurna (KCS) sebagai of taker di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, PT KCS berdiri sejak tahun 1995 dan memakai RDF sebagai alternatif pengganti bahan bakar batu bara beberapa tahun terakhir ini.
"Sebenarnya ini adalah pengiriman produksi SRF yang kelima dari TOSS Center. Jadi pada awal masa uji coba sampai 6 bulan ini, Mesin Pengolah Residu dari PT Cahaya Terang Bumi Lestari (CTBL) unit usaha Bali Waste Cycle (BWC) telah menunjukkan trend peningkatan jumlah pengiriman SRF," paparnya dalam acara pelepasan yang dihadiri Kejari Klungkung Dr Lapatawe B Hamka, S.H, M.H; Kapolres Klungkung diwakili Kapolsek Dawan AKP I Komang Susiawan, S.IP; Direktur CTBL Putu Ivan Yunatana; dan jajaran OPD Klungkung.
"Dan hari ini adalah jumlah pengiriman terbanyak yakni 17 ton," kata Bupati Suwirta sembari menjelaskan total keseluruhan SRF hasil pengolahan sampah residu yang terkirim ke off taker sebanyak 35 ton," imbuhnya Kamis 17 Agustus 2023.
Dia berharap, ke depan dengan momentum peringatan Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 dan pengiriman SRF 17 ton bisa menjadi momentum pengolahan sampah residu di Klungkung.
"Kalau saya bisa artikan 17 itu menjadi satu tujuh; Satu Tujuan Menuju Klungkung Bebas Sampah Residu," tegasnya.
Untuk memantapkan progres selanjutnya di TOSS Center bupati menugaskan Pelaksana Tugas Kadis LHP dan Kepala Bidang membuat kajian menindaklanjuti kerjasama penggunaan mesin pengolah residu ini.
"Saya perintahkan Pelaksana Tugas LHP Klungkung segera bikin kajian menindaklanjuti. teknis apa saja, kendala dan rencana ke depan untuk meningkatkan jumlah sampah residu yang bisa diolah di TOSS Center," tukasnya.
Baca Juga: Apes! Usai Ramadhan Sananta Absen, Pilar Persis Solo Rp6,95 Miliar Cedera Jelang Lawan Bali United
Direktur CTBL Putu Ivan Yunatana mengatakan pengiriman ini merupakan kolaborasi nyata yang tujuan adalah membantu pengelolaan lingkungan secara komperhensif.
"Residu yang terbuang ke TPA dapat menjadi sumber daya yang bermanfaat. Dengan residu yang tidak ke TPA tentunya akan mengurangi beban Pemda dalam pengelolaan TPA," kata Ivan sapaannya.
Founder BWC ini menambahkan, prinsipnya, sampah akan jadi bahan baku industri bilamana sudah terpilah antara organik dan anorganik. Dan tantangan berikut adalah bagaimana mengolah residu menjadi produk bermanfaat sehingga tidak terbuang dan membebani TPA .
PT CTBL sebagai penyedia dan operator mesin memastikan pengelolaan residu menjadi RDF di TOSS Center tak berbau busuk dan menimbulkan asap.
"Sejak awal Pebruari 2023 mesin ini dioperasionalkan kurang lebih ratusan ton sampah residu yang mestinya terbuang ke TPA Sente, namun diolah menjadi menjadi RDF dalam bentuk SRF sebanyak 35 ton. Dan juga hasil pilahan lain yang memilki nilai manfaat lainnya," ujarnya.
Ke depan kata Ivan, CTBL sedang mendesain sebuah mesin yang akan berkeliling untuk secara langsung mengolah sampah residu yang ada di TPS3R.
"Dengan demikian sampah yang menumpuk di TPS3R dapat langsung diolah sehingga tidak menimbulkan bau busuk dan mencemari lingkungan. Waktunya nanti diatur sesuai kesepakatan dengan pengelolah TPS3R," terang pria yang juga Founder Bali Waste Cycle (BWC). ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar