Suara Denpasar – PSM Makassar harus menerima kekalahannya melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-9 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (18/8/2023) sore.
Kekalahan PSM Makassar dengan Persebaya Surabaya ini menjadikan kekalahan berantai mengingat sebelumnya tim tersebut juga ditumbangkan oleh Bali United FC.
Sementara itu, Pelatih PSM Bernardo Tavares mengatakan berniat untuk mengevaluasi lebih lanjut pemainnya yang dianggap gagal memberikan kontribusi besar terhadap timnya.
Terutama di bagian lini depan, Bernardo Tavares akan melakukan evaluasi mengingat para pemain tersebut tidak bisa mencetak gol ketika mendapatkan peluang.
“Kami memiliki lebih banyak kesempatan shooting tapi tidak gol. Kami dapat permainan bagus seperti lawan Bali (United) tapi sepak bola soal hasil sesuatu yang penting,” ungkap Bernardo Tavares, dikutip dari liga indonesia baru, Sabtu (19/8/2023).
“Jadi ada hal yang harus ditingkatkan dalam hal ini akurasi. Kita buat peluang banyak harus memanfaatkan dari permainan,” tutupnya.
Selain itu, Bernardo Tavares juga mengatakan jika dalam sepak bola bukanlah soal kemenangan atau kekalahan saja.
Mengingat terkadang timnya juga dapat kemenangan walaupun tidak memiliki banyak peluang mencetak gol.
“Di sepak bola, kita tidak boleh hanya melihat hasil. Kami kadang dapat kemenangan tapi tak banyak buat peluang. Di lain hal banyak peluang tapi tidak bisa gunakan,” ungkap Bernardo Tavares.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Cerdik! Uston Nawawi Terapkan False Nine Kontra PSM, Jadi Kunci Kemenangan Persebaya Surabaya?
-
Kinerja Wasit Lagi-lagi Diprotes! Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares Kesal Insiden Tekel Dzaky Asraf Tak Dapat Kartu Merah
-
Bekuk PSM Makassar hingga Lolos Degradasi, Manager Persebaya Siap Umumkan Pengganti Aji Santoso Awal September
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Kasus Perdata Hak Royalti Lanjut, Pengacara Vidi Aldiano: Gugatan Salah Salamat
-
Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Lebaran Tanpa Vidi Aldiano, Keluarga Buntu Pikirkan Konsep di Hari Raya
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Review Doubt: Misi Profiler Kawakan Misi Mencari Kebenaran atau Misi Menutupi Aib?
-
3 Drama Korea dengan Kisah Pacar Virtual, Ada Boyfriend on Demand
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut