Suara Denpasar - Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta buka suara soal kualitas udara di kota yang pernah dipimpinnya.
Menanggapi isu udara di Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan pernyataan menarik. Dirinya menilai bahwa ada faktor lain yang menyebabkan masalah tersebut.
Anies berpendapat bahwa kota-kota lain atau wilayah lain di luar Jakarta juga menjadi penyebab masalah tersebut.
Pendapat Bakal Calon Presiden dari Koalisi Perubahan itu disampaikan dalam salah satu acara berjudul 'Desak Anies'.
"Bicara tentang kualitas udara di Jakarta, itu ada data yang menunjukan suatu saat kita sangat kotor, suatu saat kita bersih dan sangat bersih," ucapnya dilansir dari kanal YouTube KOMPASTV pada Sabtu, (19/8/2023).
Anies Baswedan menyampaikan bahwa data tersebut menunjukan sebuah kejanggalan.
"Kegiatan di kota ini tuh sama, kok bisa kegiatan kota ini sama, mendadak kotor sekali?," lanjutnya.
Bacapres Koalisi Perubahan itu kemudian menyampaikan pendapatnya tentang kejanggalan tersebut.
Anies Baswedan berpendapat bahwa kondisi udara Jakarta yang memburuk itu juga disebabkan oleh polusi udara dari kota lain yang terbawa angin.
Baca Juga: Kontra Persija Jakarta, Asisten Pelatih Arema FC Terbebani ini, Yakin Imbangi Taktik Thomas Doll?
"Jawabnya adalah polusi udara yang terjadi di luar Jakarta yang bergerak karena angin yang masuk ke Jakarta," jelasnya.
Anies melanjutkan dengan memaparkan solusi yang komprehensif terkait masalah kualitas udara di kota tersebut.
"Nah ini harus diselesaikan di luar wilayah Jakarta, di Jakarta sendiri turunkan emisi mobil, kendaraan, kemudian taman dan untuk di luar adalah transisi energi yang bersih," ungkapnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal