Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-23 memulai kiprah di Grup B Piala AFF U-23 2023 dengan hasil buruk.
Meski sempat unggul di babak pertama, namun pasukan Shin Tae-yong pada akhirnya harus mengakui keunggulan Malaysia 1-2 di Stadion Rayong, Jumat (18/8/2023) malam WIB.
Kemenangan Malaysia atas Timnas U-23 Indonesia di Piala AFF itu, kini disebut-sebut tak terlepas dari bantuan Saddil Ramdani.
Akibat ketahuan bantu Malaysia di Piala AFF 223, Saddil Ramdani pun kabarnya langsung di-banned Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia.
Informasi ini disebarkan kanal YouTube SPORT NEWS pada 19 Agustus 2023 dengan judul 'Jadi Mata-Mata Malaysia!! Shin Tae-yong Langsung Banned Saddil Ramdani dari Timnas Indonesia...'
Pada sampul video, tersaji keterangan lain dengan narasi 'Bantu Malaysia di Piala AFF, Shin Tae-yong Banned Saddil Ramdani dari Timnas Indonesia'.
Lantas, benarkah informasi yang dinarasikan dalam konten tersebut?
Cek Fakta:
Setelah ditelusuri, tampaknya video itu sama sekali tidak menjelaskan kabar mengenai Saddil Ramdhani yang di-banned Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia maupun informasi seputar bantuan yang diberikan sang pemain untuk Malaysia di Piala AFF.
Baca Juga: Ketum PSSI Usulkan Wasit Wanita Pimpin Liga 1, Niat Baik Erick Thohir Ini Malah Kena Sempro Warganet
Faktanya, video itu hanya berisikan penjelasan tentang komentar pedas Saddil Ramdani saat membalas kritikan dari netizen yang sempat ramai beberapa bulan lalu.
Dilansir dari akun Instagram @pssi,
Pihak federasi juga tidak pernah mengumumkan bahwa Saddil Ramdani di-banned Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia.
Selain itu, belum ada pula berita nasional yang mengabarkan soal adanya bantuan yang diberikan Saddil untuk Malaysia di Piala AFF.
Kesimpulan:
Berdasarkan penelusuran di atas, dapat dipastikan kabar Shin Tae-yong banned Saddil Ramdani gegara ketahuan bantu Malaysia di Piala AFF merupakan berita tidak benar atau hoaks. (*)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Terbukti Jadi Mata-mata Malaysia! Shin Tae Yong Ngamuk Langsung Banned dan Coret Nama Saddil Ramdani dari Timnas Indonesia
-
Cek Fakta: AFF Batalkan Kemenangan Curang Malaysia Atas Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir Marah Besar?
-
Shin Tae-yong Dibikin Pusing Klub, Pelatih Timnas Malaysia Malah Tak Sulit Panggil Pemain untuk Piala AFF 2023: Walaupun Di Luar Kalender FIFA
-
Cek Fakta: CCTV Hotel Jadi Bukti, Ternyata Saddil Ramdani Sudah Pindah Jadi Warga Negara Malaysia?
-
Cek Fakta: Ambil Langkah Cerdas! PSSI Pecat Bima Sakti Usai 3 Hasil Minor Timnas U-17
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana