Suara Denpasar - Bonek meminta agar waktu Kick off Persebaya Surabaya usai Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) diubah lantaran sepi penonton.
Persebaya Surabaya di dua laga terakhir yang bermain kandang, Stadion GBT tak begitu dipenuhi oleh Bonek.
Padahal, Persebaya Surabaya di bawah asuhan Uston Nawawi sukses menyapu bersih kemenangan di tiga laga terakhir.
Tiga kemenangan tersebut didapat saat Persebaya Surabaya menghadapi Bhayangkara Presisi Indonesia FC, Persita Tangerang, dan PSM Makassar.
Namun, kemenangan yang diraih Persebaya Surabaya tak sebanding dengan dukungan yang diberikan oleh Bonek ke Tim Bajul Ijo.
Melansir Instagram fanbase sepak bola @pasukan.ngapak, laga Persebaya Surabaya melawan PSM Makassar hanya dihadiri sekitar 5 ribu Bonek saja.
Karena stadion GBT yang sepi, Bonek pun meminta untuk mengubah jadwal Kick off Persebaya Surabaya menjadi malam.
"Minta tolong, mainnya malam saja biar stadionnya ramai, supaya yang kerja di pabrik bisa nonton," tulis akun @_dimassaf dikutip dari laman komentar postingan Instagram Persebaya.
"Yok bisa yok, kick off pukul 19.00," tulis akun @rizkyfajar19.
Seperti yang telah diketahui, dua laga terakhir Persebaya Surabaya di Stadion GBT kick off pukul 15.00 WIB. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Gegara Dipermalukan Persib Bandung Di Kandang Sendiri, Suporter PSIS Semarang Minta Manajemen Evaluasi Eks Bintang Persebaya
-
Belum Puas Bawa Persebaya Surabaya Raih Kemenangan Beruntun, Uston Nawawi Akui Masih Ada Misi Khusus
-
Cek Fakta: Detik-detik Bonek Sambut Paul Munster Sebagai Pelatih Baru Persebaya Surabaya Pengganti Aji Santoso
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku