Suara Denpasar - Atmosfer sepak bola Indonesia telah menghipnotis bintang PSIS Semarang, Gali Freitas. Meskipun timnya harus mengakui keunggulan Persib Bandung dalam pertandingan pada Minggu malam, pengalaman bermain di Indonesia telah meninggalkan kesan mendalam baginya. Bahkan, kesan tersebut membawanya untuk mengajak para pemain Timor Leste untuk mempertimbangkan karir di Indonesia.
Gali Freitas adalah salah satu pemain andalan dari PSIS Semarang. Gol indah yang diciptakannya dalam pertandingan tersebut tetap tak mampu menghindarkan kekalahan timnya, karena Persib Bandung berhasil mencetak dua gol melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Marc Klok. Akhirnya, pertandingan berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Maung Bandung.
Prestasi dan pengalaman bermain di Indonesia telah memberikan pengaruh besar bagi Gali Freitas. Ia mengungkapkan bahwa atmosfer dan dukungan suporter di Indonesia sangat berbeda dengan apa yang ia rasakan di Timor Leste. Freitas mengaku merasa terkesan dengan dukungan dan sambutan hangat yang ia terima dari suporter Indonesia.
"Saya merasa bersyukur bisa mendapatkan dukungan dan sambutan yang hangat dari suporter Indonesia. Rasanya 'wow' banget. Luar biasa sekali. Saya baru pertama kali merasakan dukungan yang seperti ini," ujar Freitas dikutip dari akun Instagram @teransfers (21/8/2023).
Dari pengalaman positif yang ia alami di Indonesia, Gali Freitas berharap bahwa pemain-pemain Timor Leste lainnya juga dapat mengikuti jejaknya. Ia mengajak para rekan setimnya di Timor Leste untuk mempertimbangkan bergabung dengan klub-klub sepak bola di Indonesia, terutama dalam kompetisi BRI Liga 1.
"Dari pengalaman saya di sini, saya tentu berharap teman-teman di Timor Leste bisa bergabung. Kuota pemain ASEAN di BRI Liga 1 jadi kesempatan," lanjut pemain yang telah mengoleksi delapan caps bersama Timnas Timor Leste tersebut. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Satset! CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi Ambil Tindakan Usai Timnya Dapat 2 Kartu Merah Kontra Persib Bandung
-
Trending! Diduga Bobotoh-Panser Biru Rusuh di PSIS Semarang vs Persib Bandung, Liga Disarankan untuk Dibanned
-
Kondisi Penyerang Persib Bandung Usai Dihantam Adi Satryo hingga Darah Mengucur, PSSI Hukum PSIS Semarang?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Tangis Korban Hanania Travel Pecah di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Dandim Minta Maaf Atas Dugaan Oknum TNI Aniaya Warga Labura, Tegaskan Proses Hukum Berjalan
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Mengaku Wartawan dan LSM, Makelar Kasus Gadungan di Pasuruan Gondol Rp120 Juta demi Sabu
-
Usai Rilis Bab Baru, Manga Kagurabachi Umumkan Hiatus Hingga Agustus 2026
-
Ahmad Luthfi Canangkan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Jadi Basis Pembangunan Jateng
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
4 Cushion Terbaik untuk Kulit Berminyak, Hasil Matte dan Oil Control Tahan Lama