Suara Denpasar – PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Persib Bandung di Stadion Jatidiri dengan pada laga pekan ke-9 Liga 1 dengan skor akhir 2-1. Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi meradang usai Laskar Mahesa Jenar mendapatkan dua kartu merah kontra Persib Bandung?
Dalam laga tersebut, dua punggawa PSIS Semarang harus dihadiahi kartu merah oleh wasit yang memimpin pertandingan.
Pemain pertama PSIS Semarang yang mendapatkan kartu merah adalah Luthfi Kamal di babak pertama, kemudian disusul oleh kiper Adi Satryo di babak kedua.
Dengan mendapatkan dua kartu merah sekaligus saat kontra Persib Bandung, Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi akan mengevaluasi para pemain.
“Kami akan melakukan evaluasi terkait emosi para pemain di laga lawan Persib. Harusnya pemain lebih sabar dan ke depan akan kami tekankan untuk bisa menahan emosi," ujar Yoyok Sukawi dikutip dari laman LIB.
Selain itu, Yoyok Sukawi juga akan mengevaluasi terkait hasil buruk yang diraih oleh Tim Laskar Mahesa Jenar untuk menatap laga selanjutnya.
"Setelah ini kami fokus untuk laga berikutnya melawan Persik dan semoga apa hasil evaluasi kami berbuah positif," pungkasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Trending! Diduga Bobotoh-Panser Biru Rusuh di PSIS Semarang vs Persib Bandung, Liga Disarankan untuk Dibanned
-
Kondisi Penyerang Persib Bandung Usai Dihantam Adi Satryo hingga Darah Mengucur, PSSI Hukum PSIS Semarang?
-
Bobotoh Full Senyum! Usai Kalahkan PSIS Semarang, Persib Bandung Akhirnya Selamat dari Zona Degradasi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi